More

    Video: Bisnis Logistik Terpukul Kenaikan Harga BBM

    Ketidakpastian geopolitik global dan gangguan rantai pasok membuat kelancaran arus barang menjadi salah satu tantangan utama industri logistik. Dalam kondisi tersebut, Pusat Logistik Berikat (PLB) dinilai dapat berperan sebagai penyangga untuk menjaga ketersediaan dan pergerakan barang, terutama ketika terjadi gejolak di kawasan Timur Tengah.

    Director of Logistics & Distribution CKB Logistics, Ety Puspitasari Tjiptojo, mengatakan PLB memiliki fungsi penting dalam menghadapi gangguan logistik yang dipicu ketegangan geopolitik. Fasilitas tersebut dapat menampung barang dalam jumlah besar, sehingga perusahaan memiliki ruang untuk mengelola persediaan ketika arus distribusi mengalami hambatan.

    PLB tekan biaya dan kepadatan pelabuhan

    Selain menjadi tempat penampungan logistik, PLB membantu perusahaan menekan biaya logistik. Keberadaan fasilitas ini juga dapat mengurangi penumpukan barang di pelabuhan utama selama proses administrasi berlangsung.

    Dengan mekanisme tersebut, barang tidak harus terus berada di area pelabuhan ketika dokumen dan kebutuhan administrasi masih diproses. PLB menjadi bagian dari pengelolaan arus barang di tengah situasi rantai pasok yang tidak menentu. Peran ini menjadi semakin penting ketika gangguan eksternal berpotensi memengaruhi waktu dan kelancaran distribusi.

    Menurut Ety, kemampuan menampung barang dalam jumlah besar memberikan pilihan bagi perusahaan untuk mengatur distribusi secara lebih fleksibel. Namun, pemanfaatan PLB tetap menjadi bagian dari tantangan yang lebih luas dalam menjaga efisiensi dan kesinambungan operasional logistik.

    CKB perkuat konektivitas dari Sumatra hingga Papua

    Dalam mendukung sistem logistik nasional, PT Cipta Krida Bahari atau CKB Logistics memperkuat kapasitas angkutan melalui jalur udara, darat, dan laut. Penguatan pada tiga moda transportasi tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan logistik dari Sumatra hingga Papua.

    Rentang wilayah layanan yang luas membuat perusahaan perlu mengandalkan berbagai pilihan moda angkutan. Kapasitas udara, darat, dan laut menjadi bagian dari dukungan CKB Logistics terhadap pergerakan barang di berbagai wilayah Indonesia. Sumber tidak merinci bentuk penambahan kapasitas maupun jumlah armada pada masing-masing moda.

    Kenaikan BBM dan harga suku cadang

    Di tengah upaya memperkuat distribusi, industri logistik juga menghadapi tekanan dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan tersebut berdampak langsung pada biaya operasional. Kelangkaan BBM turut mengganggu aktivitas logistik, sehingga perusahaan harus menghadapi persoalan biaya sekaligus ketersediaan bahan bakar.

    Tekanan biaya juga datang dari kenaikan harga suku cadang. Kondisi itu berdampak pada kinerja bisnis logistik dan mendorong perusahaan melakukan efisiensi. Bagi pelaku usaha, tantangan tersebut muncul bersamaan dengan ketidakpastian geopolitik dan gangguan rantai pasok global.

    Prospek serta tantangan industri logistik, termasuk peran PLB dan strategi CKB Logistics menghadapi tekanan biaya operasional, dibahas Ety Puspitasari Tjiptojo bersama Shafinaz Nachiar dalam program Focus on Infra CNBC Indonesia pada Rabu, 30 September 2026.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles