More

    City Vision Luncurkan LED Pacific Place Terbesar di SCBD

    City Vision meluncurkan Iconic Pacific Place LED, media digital luar ruang berukuran lebih dari 1.000 meter persegi di kawasan SCBD, Jakarta. Mengusung konsep 3 Layered LED, layar tersebut dirancang bukan hanya sebagai media tayang, tetapi juga sebagai ruang interaksi bagi brand dan audiens urban.

    Berada di Pacific Place, lokasi yang menjadi pertemuan berbagai aktivitas bisnis, retail, hospitality, teknologi, mobilitas, kuliner, dan hiburan, layar ini diposisikan sebagai “The New Big Canvas in the City”. City Vision menyebut media tersebut dapat digunakan untuk menghadirkan konten yang relevan, real-time, serta terhubung dengan situasi dan gaya hidup masyarakat kota.

    Dirancang sebagai bagian dari pengalaman urban

    Co-Founder and Co-CEO City Vision, Meyrick Sumantri, mengatakan konsep itu menjadi dasar diskusi bertajuk “Beyond Visibility: How Brands Win Through Experiences”. Diskusi tersebut melibatkan Savoria, Samsung, dan BYD untuk membahas cara brand membangun pengalaman yang lebih berarti melalui inovasi, gamifikasi, dan pemanfaatan Digital Out-of-Home (DOOH).

    “Melalui perspektif brand dari kategori consumer, technology, dan mobility, diskusi ini membahas bagaimana brand kini bergerak melampaui visibilitas untuk membangun pengalaman yang lebih berarti dan imersif melalui inovasi, gamifikasi, serta pemanfaatan Digital Out-of-Home (DOOH),” ujar Meyrick dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).

    Sesi diskusi itu disiarkan secara langsung melalui Iconic Pacific Place LED. Dengan demikian, layar yang diperkenalkan tidak hanya menjadi latar acara, tetapi juga ikut berperan dalam rangkaian pengalaman peluncuran.

    Desain 3 Layered LED disebut memberi dimensi visual yang lebih dinamis sekaligus menonjolkan fasad Pacific Place. City Vision menilai perpaduan tersebut dapat membentuk landmark visual baru di kawasan SCBD.

    “City Vision percaya bahwa kehadiran media di ruang publik seharusnya bisa menambah nilai pada pengalaman seseorang di kota. Iconic Pacific Place LED kami hadirkan sebagai ruang yang memungkinkan brand menciptakan momen yang relevan dengan gaya hidup audiensnya, bukan hanya tampil, tetapi juga berinteraksi, membangun koneksi, dan menjadi bagian dari pengalaman urban yang sedang berlangsung,” kata Meyrick.

    Dari visibilitas menuju brand moment

    Rangkaian peluncuran juga diisi gameshow partisipatif bersama sejumlah brand. Dalam seremoni Interactive Launch Moment, layar ponsel para tamu dihubungkan dengan LED secara real-time. Aktivasi tersebut mempertemukan perangkat personal dengan ruang publik dan memperlihatkan penggunaan OOH sebagai pengalaman interaktif.

    Co-Founder and Co-CEO City Vision, Juliana Kumala, mengatakan banyaknya pesan yang diterima audiens membuat sekadar terlihat tidak lagi memadai bagi brand.

    “Brand perlu menciptakan brand moment, sebuah titik ketika pesan tidak hanya dilihat, tetapi benar-benar dirasakan dan dialami dalam konteks yang relevan. Momen seperti ini penting karena dapat membuat audiens berhenti, terlibat, dan membangun koneksi yang lebih kuat dengan brand,” ujarnya.

    Menurut Juliana, pengalaman yang cukup berkesan untuk direkam, dibagikan, atau dibicarakan kembali dapat mengubah visibilitas menjadi memori dan hubungan yang lebih panjang dengan konsumen. Ia menambahkan, DOOH yang hadir di titik-titik lifestyle dan momen kultural masyarakat dapat menjadi ruang bagi brand untuk tampil, dimainkan, direkam, dibagikan, dan diingat sebagai pengalaman bersama.

    Melalui Iconic Pacific Place LED, City Vision menyatakan ingin memperluas ekosistem OOH yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan dinamika kota. Layar tersebut dibuka untuk berbagai kategori, mulai dari consumer brand hingga teknologi dan mobilitas, agar tidak hanya memperoleh paparan visual, tetapi juga menciptakan interaksi yang dekat dengan kehidupan audiens urban.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles