More

    Demokrasi Bisa Dibeli: Kita Harus Hati-Hati

    Partai Amanat Nasional (PAN) menjadikan perayaan hari ulang tahun ke-28 sebagai momentum untuk memperluas program bantuan pangan bagi masyarakat. Salah satu program yang diperkenalkan adalah PANsar Murah, yakni penebusan kebutuhan pokok dengan harga sekitar 50–75 persen lebih rendah dibandingkan harga saat ini.

    Program tersebut disampaikan Ketua Fraksi DPP PAN Putri Zulkifli Hasan seusai menghadiri perayaan HUT ke-28 PAN di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (18/9/2026). Acara yang mengusung tema “Gerak Cepat Bantu Rakyat” itu dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Sejumlah pimpinan lembaga negara, ketua umum partai politik, serta tokoh politik juga hadir dalam kegiatan tersebut. Putri mengatakan, program-program PAN dalam rangka perayaan ulang tahun akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di sejumlah provinsi.

    Pangan pokok ditebus dengan harga lebih murah

    Menurut Putri, PANsar Murah menyediakan sejumlah kebutuhan dasar, antara lain beras, minyak, dan gula. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

    “Meski sudah di bulan Agustus sebetulnya. Tapi sebagai bentuk perayaan HUT, kita akan terus membantu masyarakat dengan program-program dari PAN. Salah satunya ada program Pansar Murah,” kata Putri kepada media, Jumat (18/9/2026).

    “Programnya berupa tebus murah kebutuhan pokok. Ada beras, ada minyak, ada gula, dan lain sebagainya dengan harga sekitar 50-75% lebih murah dari harga sekarang,” ujarnya.

    Putri menyebut program pangan menjadi salah satu prioritas pemerintah karena kebutuhan masyarakat di sejumlah daerah. PANsar Murah, kata dia, dihadirkan untuk memudahkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

    Diprioritaskan untuk daerah 3T

    PANsar Murah akan dijalankan di berbagai provinsi secara bertahap dan rutin. Daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan, meski pelaksanaannya juga mencakup daerah lain.

    “Ya, tentu yang pertama kita pasti ke daerah yang 3T, tetapi juga seluruhnya nanti kita laksanakan serentak, juga di Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Kalimantan, NTT, dan lain sebagainya, nanti insya Allah kita muter di seluruh provinsi, rutin,” kata Putri.

    Pelaksanaan program akan menggunakan sistem kuota yang berbeda di setiap wilayah. Putri mencontohkan, ada daerah yang memperoleh kuota 5.000 penerima dan ada pula yang mencapai 10.000 penerima.

    Masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut nantinya dapat melakukan pendaftaran secara daring. Peserta yang telah terdaftar akan memperoleh voucher untuk digunakan saat penebusan kebutuhan pokok.

    “Jadi memang kuotanya di setiap provinsi, nanti ada cara pendaftarannya, biasanya secara online, nanti kalau udah daftar online dapat semacam voucher, nanti tinggal datang aja, terus ditebus murah, jadi bebas siapa aja,” ujar Putri. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dan kuota, lanjut dia, akan disampaikan melalui media sosial.

    Selain memperkenalkan program pangan, PAN juga mengundang berbagai kelompok masyarakat dalam perayaan ulang tahun tersebut, mulai dari pengemudi ojek online, tenaga kesehatan, guru PAUD, pelaku UMKM, nelayan, hingga petani.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles