Perang AS-Israel Vs Iran: Daftar Pemenang Sementara
Jakarta, CNBC Indonesia – Seratus hari sejak perang Iran pecah pada akhir Februari lalu, belum ada pemenang mutlak yang dapat dinyatakan keluar sebagai penguasa konflik. Namun, perkembangan selama lebih dari tiga bulan terakhir telah menghasilkan sejumlah pihak yang dinilai memperoleh keuntungan strategis, sementara pihak lain justru menanggung kerugian besar yang jauh melampaui perkiraan awal sebelum perang dimulai.
Catatan 100 Hari Perang
Ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluncurkan operasi militer terhadap Iran pada 28 Februari dan menyebut perang itu akan berakhir dengan cepat, banyak pihak memperkirakan pemerintahan Teheran akan runtuh atau setidaknya mengalami pelemahan fatal. Namun hingga hari ke-100 perang, peta kekuatan justru berkembang jauh lebih kompleks. Perang telah menyebabkan hingga 2.211 orang tewas, lebih dari 22.000 terluka, dan sedikitnya 3,9 juta orang mengungsi.
Daftar Pemenang Sementara
Salah satu pihak yang dinilai keluar sebagai “pemenang sementara” adalah pemerintah Iran sendiri. Keberhasilan pemerintahan Iran bertahan meski mengalami kerugian besar secara ekonomi dan militer menjadi sorotan utama. Pihak lain yang memperoleh keuntungan adalah China yang berhasil memperkuat posisinya di tengah konflik AS-Israel dan Iran. Sedangkan Ukraina juga memanfaatkan momentum untuk menawarkan keahlian anti-drone.
Korban Perang
Pasar energi global menjadi salah satu korban terbesar dari konflik ini, dengan penutupan Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga minyak. Sementara Lebanon mengalami kerugian besar dengan ribuan orang tewas dan jutaan lainnya terpaksa mengungsi. Israel sendiri masih terlalu dini untuk menyimpulkan apakah negara itu menang atau kalah dalam konflik ini.
Sumber: CNBC Indonesia


