Pada Hari Kartini 2026, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) Isyana Bagoes Oka menyoroti peran perempuan Indonesia yang semakin luas di berbagai sektor, bukan hanya terbatas pada lingkup domestik. Meskipun telah terjadi kemajuan, Isyana juga menekankan bahwa perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait dengan tingginya angka kematian ibu. Menurut data Kementerian Kesehatan, setiap tahun ada sekitar 4 ribu ibu yang meninggal akibat komplikasi kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Pemerintah Prabowo Subianto juga sangat peduli terhadap kondisi ini, sejalan dengan Asta Cita untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Untuk mengatasi masalah tersebut, Kemendukbangga terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), dalam pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Upaya kolaboratif dilakukan dalam berbagai aspek, mulai dari pelayanan medis hingga peningkatan kapasitas tenaga lapangan. Fokus utama tetap pada menjaga keluarga sebagai unit terkecil yang penting.
Hari Kartini 2026: Wamen Isyana Soroti Kematian Ibu Tinggi
Related articles


