Infeksi Human Papilloma Virus atau HPV kerap dianggap hanya menyebar lewat hubungan seksual. Padahal, jalur penularannya bisa lebih luas dari yang dibayangkan banyak orang. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dr. dr. Hanny Nilasari, mengingatkan bahwa kontak kulit pada area tertentu juga dapat menjadi pintu masuk penularan, terutama bila terjadi sentuhan langsung dengan bagian tubuh yang sensitif.
Penularan HPV Tidak Selalu Lewat Hubungan Intim
Menurut Hanny, sebagian besar kasus memang berkaitan dengan aktivitas seksual. Namun, penularan juga dapat terjadi melalui kontak seksual lain, seperti oral, genito-genital, hingga perantara tangan yang menyentuh area genital. Situasi ini membuat HPV sering luput disadari, karena perpindahan virus tidak selalu melibatkan hubungan intim dalam pengertian sempit.
Kontak langsung antarkulit di area yang rentan sudah cukup untuk memungkinkan virus berpindah dari satu orang ke orang lain. Karena itu, HPV disebut sebagai infeksi yang mudah menyebar, terutama jika seseorang tidak memahami bentuk-bentuk kontak yang berisiko.
Banyak Orang Terinfeksi Tanpa Menyadarinya
Masalah lain dari HPV adalah banyak orang tidak tahu bahwa mereka telah terinfeksi. Kondisi ini berbahaya karena seseorang bisa saja menularkan virus ke orang lain tanpa gejala yang jelas. Hanny menegaskan, penularan tidak terjadi begitu saja tanpa kontak langsung, tetapi justru itulah yang sering membuat masyarakat lengah.
Baik laki-laki maupun perempuan sama-sama memiliki risiko terinfeksi HPV. Namun, kurangnya informasi membuat pencegahan belum dipahami secara menyeluruh. Padahal, angka penularan melalui kontak seksual disebut mencapai lebih dari 85 persen, sehingga edukasi tentang perilaku berisiko menjadi sangat penting.
Edukasi Jadi Kunci Pencegahan
Dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat dapat lebih waspada terhadap berbagai bentuk kontak yang berpotensi menularkan HPV. Kesadaran ini penting bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga untuk menekan penyebaran virus di lingkungan yang lebih luas.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


