More

    Kursi Taj Yasin: Gosip Potensial di Kalangan Kadernya – SEO Terbaik

    Kursi Sekjen PPP kembali digoyang dari dalam. Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Saiful Dasuki, mengungkapkan adanya desakan dari kader partainya agar Sekretaris Jenderal DPP PPP, Taj Yasin Maimoen, mundur dari jabatannya. Isu itu mencuat dalam Rapat Koordinasi Nasional yang digelar secara virtual lewat Zoom pada 16 April 2026, dan langsung memantik perbincangan di internal partai.

    Desakan Muncul dari Kekecewaan Kader

    Menurut Saiful, desakan tersebut bukan muncul tanpa alasan. Ia menyebut ada sejumlah langkah Taj Yasin yang dinilai membuat kader meragukan kapasitas kepemimpinannya. Dalam pandangan mereka, posisi sekretaris jenderal semestinya menjadi penggerak administrasi partai, bukan justru menimbulkan hambatan dalam jalannya organisasi.

    Salah satu hal yang dipersoalkan adalah ketidakhadiran Taj Yasin dalam rapat-rapat DPP PPP. Selain itu, kantor yang disebut tidak berada di lingkungan DPP PPP juga ikut menjadi sorotan kader yang mempertanyakan efektivitas kerja dan kedekatan dengan struktur partai.

    Pelanggaran Aturan Organisasi Jadi Sorotan

    Saiful juga menyinggung dugaan pelanggaran terhadap Peraturan Organisasi PPP nomor 18. Taj Yasin disebut menerbitkan surat secara personal dan menolak agenda partai yang sudah diatur dalam AD/ART PPP. Langkah itu dinilai tidak sejalan dengan mekanisme organisasi yang seharusnya dijalankan secara kolektif.

    Tak berhenti di situ, pengiriman surat kepada Kapolda Sulawesi Selatan dan Kemendagri untuk membatalkan acara partai di Makassar dan Bali juga disebut sebagai tindakan yang menyalahi aturan internal. Bagi sejumlah kader, langkah tersebut memperkuat kesan bahwa ada jarak antara keputusan struktural partai dan tindakan yang diambil Taj Yasin.

    Internal PPP Memanas, Respons Belum Ada

    Desakan agar Taj Yasin melepas kursi Sekjen kini menambah daftar ketegangan di tubuh PPP. Situasi ini memperlihatkan adanya ketidakpuasan yang tak lagi disimpan rapat, melainkan mulai disuarakan terbuka oleh kader di daerah. Hingga kini, Taj Yasin belum memberikan respons resmi atas desakan yang terus menjadi perhatian di lingkungan internal partai.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles