More

    Kader PDIP Didorong Megawati untuk Bekerja Maksimal dan Peka pada Rakyat

    JAKARTA — Megawati kembali mengingatkan bahwa kader PDI Perjuangan tidak boleh berhenti pada kehadiran simbolik. Menurut dia, yang dibutuhkan adalah kerja nyata, disiplin, dan kepekaan yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat. Pesan itu sekaligus menegaskan bahwa kekuatan partai tidak dibangun dari retorika, melainkan dari kerja organisasi yang rapi hingga ke level paling bawah.

    Megawati Tekankan Kerja Nyata, Bukan Sekadar Hadir

    Dalam arahannya, Megawati menyoroti pentingnya kader memahami perubahan situasi di luar partai tanpa kehilangan arah di dalam tubuh organisasi. Ia menilai, partai hanya akan bertahan jika setiap kader menjalankan tugasnya secara maksimal dan tidak sekadar hadir dalam momentum politik tertentu. Sikap peka terhadap rakyat, kata dia, harus menjadi dasar kerja politik sehari-hari.

    Megawati juga menekankan bahwa kekuatan PDI Perjuangan lahir dari kedisiplinan yang konsisten. Bukan slogan, melainkan kerja yang berjalan di semua lini organisasi. Karena itu, ia meminta seluruh kader untuk menjaga semangat pengabdian agar partai tetap relevan di tengah dinamika politik yang terus bergerak.

    Ranting hingga DPD Diminta Bergerak Satu Komando

    Megawati memberi perhatian besar pada peran struktur partai dari bawah sampai atas. Ketua ranting, DPC, hingga DPD diminta memastikan seluruh anggota bergerak dalam satu garis yang sama. Ia menilai, organisasi tidak boleh berjalan sendiri-sendiri karena justru akan melemahkan soliditas partai.

    Dengan penyatuan kerja dari tingkat paling bawah, partai diharapkan tetap kokoh dan tidak mudah goyah menghadapi tekanan politik eksternal. Megawati ingin setiap jenjang kepengurusan saling terhubung, saling mendukung, dan menguatkan energi kader agar tujuan politik partai bisa dijalankan secara utuh.

    Keuangan, Rapat, dan Sekretariat Jadi Ukuran Disiplin

    Di internal partai, Megawati juga memberi penekanan pada pembagian tugas yang tegas. Sekretaris diminta fokus mengurus operasional organisasi, sementara Bendahara bertanggung jawab menjaga disiplin keuangan. Ia bahkan menegaskan larangan keras mencampur uang pribadi dengan uang organisasi, karena tata kelola yang bersih dianggap sebagai bagian dari kedisiplinan partai.

    Selain itu, Megawati meminta pengurus daerah menjalankan rapat rutin setiap hari Selasa dengan absensi yang tertib. Bagi dia, rutinitas itu bukan formalitas, melainkan cara menjaga mesin partai tetap hidup dan terpantau. Kantor sekretariat juga diminta selalu siap melayani masyarakat, termasuk mereka yang ingin bergabung atau membuat KTA.

    Dalam pandangannya, seluruh arahan itu bermuara pada satu tujuan: membangun partai yang kuat secara ideologis dan hadir nyata di tengah rakyat. PDI Perjuangan, kata Megawati, harus menjadi sokoguru bagi negara dan bangsa, bukan hanya besar dalam struktur, tetapi juga terasa dalam kerja yang langsung menyentuh masyarakat.

    Berita Terbaru

    Related articles