More

    Produsen Mobil Listrik ASEAN Berani Rugi Demi Bangun Pabrik AS

    Produsen mobil listrik asal Vietnam, VinFast melaporkan kerugian besar pada kuartal IV-2025 akibat langkah ekspansi agresif perusahaan dengan membangun pabrik di Amerika Serikat. Kerugian tersebut mencapai 35,2 triliun dong (US$ 1,34 miliar), meningkat 46,5% dari tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan penyesuaian nilai buku untuk rencana pabrik di North Carolina yang menyumbang kerugian sebesar US$ 235,6 juta. VinFast berkomitmen pada pasar AS dan menargetkan peluncuran pabrik tersebut pada awal 2028 setelah menunda rencana pembangunan pada tahun 2024 karena ketidakpastian pasar kendaraan listrik. Meskipun demikian, permintaan di Vietnam tetap tinggi, menyumbang 80% dari total 86.557 unit mobil listrik yang dikirim VinFast pada kuartal keempat. Pengiriman kendaraan roda dua bahkan melonjak hingga lebih dari 450% dibandingkan tahun sebelumnya. VinFast juga berencana meluncurkan kendaraan listrik dengan teknologi range extender di Vietnam pada tahun 2027 sebagai solusi transisi dari mesin pembakaran internal ke kendaraan listrik penuh. Program pengisian daya gratis yang diluncurkan pada Desember 2024 turut meningkatkan biaya perusahaan, meski memiliki dampak positif pada penjualan. VinFast menargetkan titik impas pada akhir tahun ini meskipun tingkat pembakaran kas (cash burn) yang tinggi menimbulkan pertanyaan terkait kemampuan perusahaan dalam mendanai belanja modal (capex) yang dibutuhkan.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles