More

    Trump Hentikan Perlindungan Pekerjaan 50 Ribu Pegawai Federal

    Trump Hentikan Perlindungan Pekerjaan 50 Ribu Pegawai Federal

    Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis mengumumkan langkah besar yang berpotensi mengubah wajah birokrasi federal. Kebijakan baru ini memberi Trump wewenang lebih luas untuk merekrut dan memecat hingga 50 ribu pegawai negeri karier, sebuah perubahan yang langsung memicu sorotan karena menyasar lapisan aparatur yang selama ini relatif terlindungi.

    Langkah yang Mengubah Aturan Main Pegawai Sipil

    Perubahan tersebut disebut sebagai upaya untuk mencabut perlindungan kerja bagi pegawai federal yang dinilai tim presiden memiliki pengaruh terhadap arah kebijakan pemerintah. Dengan aturan baru ini, posisi sejumlah pegawai karier tidak lagi sekuat sebelumnya, sehingga ruang manuver Gedung Putih menjadi jauh lebih besar dalam menentukan siapa yang tetap bertahan dan siapa yang bisa diganti.

    Kebijakan ini dipandang sebagai salah satu langkah paling signifikan dalam restrukturisasi sistem pegawai sipil pemerintah di era Trump. Bagi para pendukungnya, ini adalah cara untuk memastikan birokrasi lebih sejalan dengan agenda presiden. Namun bagi pihak yang kritis, langkah ini membuka pintu bagi pelemahan perlindungan kerja yang selama ini menjadi penyangga independensi aparatur negara.

    Dampak ke Birokrasi Federal

    Dengan kewenangan baru tersebut, pemerintahan Trump dapat bergerak lebih cepat dalam merombak jajaran pegawai federal karier, terutama di posisi yang dianggap strategis. Angka 50 ribu pegawai menunjukkan skala kebijakan ini tidak kecil dan berpotensi berdampak pada banyak unit kerja di pemerintahan federal.

    Rincian lebih lanjut mengenai perubahan ini dapat dilihat dalam program Squawk Box CNBC Indonesia pada Jumat, 06 Februari 2026.

    Berita Terbaru

    Related articles