PT Pertamina (Persero) telah mengintegrasikan bisnis hilirnya ke dalam satu entitas terpadu dengan resmi menyatukan tiga Sub Holding-nya, yaitu PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS), yang digabung menjadi Sub Holding Downstream. Dalam proses penggabungan ini, Pertamina menjadikan Pertamina Patra Niaga (PPN) sebagai entitas penerima penggabungan setelah melakukan evaluasi mendalam, termasuk benchmarking terhadap perusahaan sejenis lainnya.
Integrasi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang berkesinambungan, mulai dari pengolahan bahan bakar di kilang, distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia, hingga pemasaran produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan rantai pasok hilir yang terintegrasi, Pertamina memastikan ketersediaan energi yang handal, aksesibilitas yang merata, produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan, serta harga yang kompetitif. Selain itu, integrasi ini juga mempercepat transisi energi dengan pengembangan portofolio bahan bakar rendah karbon.
Melalui Sub Holding Downstream, Pertamina berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi operasional, kepastian pasokan energi nasional, dan daya saing perusahaan. Dengan sistem terintegrasi, koordinasi antar fungsi menjadi lebih cepat, pengambilan keputusan lebih efektif, dan investasi lebih optimal. Selain itu, Pertamina juga menargetkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengganggu pelayanan kepada mitra bisnis dan pekerja.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam mewujudkan swasembada energi melalui Asta Cita. Dengan proses bisnis yang lebih efisien dan terintegrasi, Pertamina memastikan pelayanan energi kepada masyarakat semakin optimal dan tangguh dalam menghadapi tantangan global. Seluruh transformasi yang dilakukan oleh Pertamina adalah dalam rangka mendukung target Net Zero Emission 2060 dan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan prinsip-prinsip ESG di semua lini bisnis dan operasi Pertamina. Oleh karena itu, Pertamina terus berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam transisi energi dengan fokus pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan lingkungan.


