4 Posisi Menyusui yang Perlu Dihindari Saat Menyusui
Menyusui sering dianggap sebagai proses yang mengalir begitu saja, padahal posisi yang salah bisa membuat ibu dan bayi sama-sama tidak nyaman. Bukan hanya soal rasa pegal, tetapi juga bisa memengaruhi pelekatan bayi, kelancaran menelan, hingga kesehatan payudara ibu. Dokter spesialis anak dan konselor laktasi, Erlina Masniari Napitupulu dari RS EMC Sentul, menyoroti ada empat posisi menyusui yang sebaiknya dihindari agar proses menyusui berjalan lebih efektif dan aman.
Posisi yang Bisa Mengganggu Kenyamanan Ibu dan Bayi
Menurut Erlina, ibu tidak dianjurkan menyusui dengan tubuh membungkuk. Kebiasaan ini memang terlihat sepele, tetapi dalam jangka waktu tertentu dapat membuat punggung cepat terasa pegal. Selain itu, posisi yang terlalu jauh antara bayi dan payudara juga sebaiknya dihindari karena dapat menyulitkan bayi untuk melekat dengan benar pada puting.
Masalah lain yang perlu diperhatikan adalah posisi kepala dan tubuh bayi. Keduanya idealnya sejajar saat menyusu. Jika tidak, bayi bisa kesulitan menelan dengan nyaman dan proses menyusui pun menjadi kurang optimal.
Jangan Terpaku pada Satu Payudara
Erlina juga mengingatkan agar ibu tidak terus-menerus hanya mengandalkan satu payudara saat menyusui. Kebiasaan ini dapat berdampak pada produksi air susu ibu dan dalam kondisi tertentu berisiko memicu bengkak hingga mastitis. Karena itu, pemilihan posisi dan kebiasaan menyusui perlu diperhatikan sejak awal agar payudara tetap sehat dan suplai ASI lebih terjaga.
Menyusui Bukan Sekadar Memberi Makan
Menyusui bukan hanya tentang menyediakan nutrisi alami bagi bayi. Proses ini juga memberi perlindungan jangka panjang, membangun ikatan emosional antara ibu dan anak, serta mendukung tumbuh kembang bayi secara fisik dan emosional. ASI dikenal sebagai sumber antibodi alami, sementara bagi ibu, aktivitas menyusui juga membawa sejumlah manfaat kesehatan.
Karena itu, memahami posisi menyusui yang tepat menjadi bagian penting dari perawatan bayi sejak awal. Dengan cara yang benar, manfaat ASI bisa dimaksimalkan, sementara ibu dan bayi sama-sama mendapat kenyamanan dalam setiap sesi menyusui.


