More

    Polisi Yunani Tangkap 17 Tersangka Penipuan Kripto US$8 Juta

    Polisi Yunani membongkar dugaan jaringan penipuan investasi kripto yang merekrut investor melalui janji keuntungan berlipat ganda dalam waktu kurang dari dua bulan tanpa risiko. Dalam pengungkapan tersebut, sembilan orang yang ditangkap diketahui merupakan anggota aktif militer.

    Dua Bintara Diduga Memimpin Operasi

    Dua dari sembilan anggota militer itu merupakan bintara yang diduga berperan sebagai pemimpin operasi. Sementara itu, tersangka lain, termasuk seorang anggota militer, diduga bertugas memperluas jaringan dengan mencari dan mendatangkan investor baru.

    Skema perekrutan tersebut disebut memberikan insentif kepada orang-orang yang berhasil membawa investor baru. Para perekrut memperoleh bonus setiap kali mendapatkan anggota atau investor tambahan untuk masuk ke dalam jaringan.

    Aktivitas organisasi itu diduga dijalankan melalui sejumlah kantor yang tersebar di Katerini, Thessaloniki, Larissa, Patras, serta salah satu pulau di wilayah Dodecanese. Keberadaan beberapa lokasi operasional tersebut menjadi bagian dari penyelidikan polisi terhadap cara jaringan menjalankan perekrutan dan mengelola dana investor.

    Janji Keuntungan Tanpa Risiko

    Materi promosi investasi yang beredar luas menjadi salah satu fokus penyelidikan. Dalam materi tersebut, calon investor dijanjikan bahwa dana mereka dapat berlipat ganda dalam waktu kurang dari dua bulan. Promosi itu juga menyebut investasi tersebut tidak memiliki risiko.

    Janji keuntungan tinggi dalam waktu singkat tersebut digunakan untuk menarik investor baru melalui jaringan perekrutan. Namun, polisi menduga aktivitas itu berkaitan dengan penipuan kripto. Para tersangka kini diselidiki berdasarkan peran masing-masing, mulai dari dugaan pengelolaan operasi hingga upaya memperbesar jumlah investor.

    Untuk mengumpulkan bukti, polisi menggeledah lima kantor dan sembilan rumah yang berkaitan dengan para tersangka. Penggeledahan dilakukan di lokasi-lokasi yang diduga digunakan untuk menjalankan kegiatan organisasi serta menyimpan perangkat dan dana.

    Barang Bukti Ditelusuri

    Dari rangkaian penggeledahan tersebut, aparat menyita uang tunai sebesar €295.090. Polisi juga mengamankan 32 ponsel, 28 komputer, 15 tablet, 38 USB drive, dan 16 hard disk.

    Selain perangkat elektronik, penyidik menemukan sejumlah kartu bank serta sebuah mesin penghitung uang. Barang-barang tersebut dinilai penting untuk menelusuri aktivitas jaringan, termasuk komunikasi antara para tersangka dan kemungkinan aliran dana dari investor.

    Seluruh barang bukti masih diperiksa. Polisi berupaya mencocokkan data dari perangkat elektronik, kartu bank, dan dokumen atau informasi lain yang ditemukan selama penggeledahan untuk melacak pergerakan dana serta hubungan komunikasi para pelaku.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles