More

    Curi Bitcoin, Eks Petugas NCA Kembalikan Rp42,5 Miliar

    Paul Chowles, mantan petugas National Crime Agency (NCA), diwajibkan mengembalikan aset senilai lebih dari 1,8 juta poundsterling atau sekitar Rp42,50 miliar setelah terbukti mencuri bitcoin yang disita dalam penyelidikan kejahatan di dark web. Nilai tersebut setara dengan aset kripto sebanyak 30 bitcoin yang berhasil diperoleh kembali dari dirinya.

    Perintah penyitaan diajukan Crown Prosecution Service (CPS). Nilai bitcoin itu meningkat tajam, dari sekitar 36.000 poundsterling atau Rp850,12 juta ketika pertama kali disita menjadi lebih dari 1,8 juta poundsterling. Perhitungan rupiah tersebut menggunakan asumsi kurs 1 poundsterling sekitar Rp23.610.

    Memanfaatkan akses dalam penyelidikan

    Chowles, 44, berasal dari Bristol dan pernah menjadi bagian dari tim NCA yang menangani kasus seorang pengedar narkoba di jaringan dark web. Dalam penyelidikan tersebut, ia terlibat dalam analisis serta ekstraksi mata uang kripto dari perangkat digital yang disita.

    Kasus itu berkaitan dengan Thomas White, yang pada 2019 dijatuhi hukuman penjara 64 bulan karena terbukti menjual barang ilegal kepada jaringan kriminal melalui situs dark web Silk Road 2.0. Dari White, aparat menyita 97 bitcoin.

    Namun, setelah penyitaan dilakukan, penyidik mendapati 50 bitcoin telah ditarik dari dompet digital yang berada dalam penguasaan aparat. NCA sempat menduga White mengakses dompet tersebut ketika berada dalam tahanan. White membantah terlibat dalam hilangnya aset itu.

    Hasil penyelidikan kemudian mengungkap bahwa bitcoin tersebut justru diambil oleh Chowles pada 2017. Ia disebut mentransfer sekitar separuh bitcoin yang disita itu ke rekening pribadinya. Untuk menyamarkan perbuatannya, Chowles melakukan serangkaian transaksi mata uang kripto guna menutupi jejak aliran aset.

    Ditangkap setelah penyelidikan

    Kepolisian Merseyside membuka penyelidikan atas pencurian tersebut. Chowles akhirnya ditangkap pada Mei 2022. Sebanyak 30 bitcoin kemudian berhasil diamankan kembali darinya dan menjadi dasar pengajuan perintah penyitaan oleh CPS.

    Chowles telah mengaku bersalah atas tindak pidana pencurian dan pencucian uang. Ia dijatuhi hukuman penjara 5,5 tahun di Liverpool Crown Court pada tahun lalu, menurut laporan BBC yang dikutip pada Jumat (2/10/2026). Selain menjalani hukuman, ia kini harus mengembalikan nilai aset kripto yang diperoleh dari kejahatan tersebut.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles