Megawati: Surabaya, Dapur Nasionalisme Soekarno
Megawati menegaskan bahwa Jawa Timur, terutama Surabaya, memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan dan pemikiran Presiden Pertama RI, Soekarno atau Bung Karno. Ia menyebut Surabaya sebagai dapur nasionalisme menurut Bung Karno.
Tempat Penting Bagi Bung Karno
Menurut Megawati, Surabaya menjadi salah satu tempat penting bagi Bung Karno dalam membentuk pemikiran intelektual dan gagasannya. Di kota itu, Bung Karno menyelesaikan pendidikan di HBS (Hoogere Burgerschool) dan berguru kepada HOS Tjokroaminoto. Megawati mengungkap bahwa Bung Karno pernah tinggal di sebuah ruangan sempit tanpa jendela dengan penerangan lampu teplok, namun tetap membaca dan berdialog melalui buku-buku karya berbagai tokoh dunia.
Belajar dari Bung Karno
Megawati menekankan bahwa generasi muda sekarang dapat belajar banyak dari Bung Karno tentang kekuatan pemikiran, imajinasi, keberanian, dan semangat perjuangan. Bung Karno menjadi teladan pemuda yang hidup dalam keterbatasan namun memiliki visi besar untuk masa depan bangsa. Meskipun Surabaya pada tahun 1916 sudah menjadi pusat kapitalisme global, Bung Karno mampu membuktikan bahwa kekuatan kolonialisme Hindia Belanda bisa dikalahkan melalui kemerdekaan Indonesia.


