More

    Hacker Korea Utara Gunakan AI Curi Kripto Rp 11 Triliun

    Aktor Korea Utara Curi Aset Digital Rp 33,5 Triliun dengan Menggunakan AI

    Keamanan blockchain menjadi sorotan setelah perusahaan CertiK memperkirakan bahwa aktor Korea Utara telah mencuri sekitar US$ 2,06 miliar atau sekitar Rp 33,5 triliun aset digital sepanjang tahun 2025. Angka ini setara dengan 60% dari total pencurian kripto yang terjadi pada tahun tersebut.

    Serangan Besar Terhadap Bybit

    Insiden terbesar terjadi saat serangan terjadi pada Bybit pada tahun 2025, yang menyebabkan kerugian mencapai US$ 1,5 miliar. Hal ini membuat pencurian kripto ini menjadi yang terbesar dalam sejarah, menurut laporan dari CertiK.

    Menurut analisis dari CertiK, pencurian kripto telah menjadi sumber pendanaan utama bagi Korea Utara. Dalam rentang waktu antara 2016 hingga 2026, negara tersebut diketahui telah berhasil mendapatkan sekitar US$ 6,75 miliar atau sekitar Rp 109,7 triliun melalui 263 aksi peretasan.

    Rekayasa Sosial sebagai Inti Utama

    Rekayasa sosial masih menjadi inti dari sebagian besar operasi pencurian kripto ini. Para pelaku kejahatan umumnya memanipulasi korban untuk memberikan akses yang dibutuhkan secara sukarela, menurut CertiK. Perusahaan tersebut juga memperingatkan bahwa penggunaan AI untuk rekayasa sosial, penargetan terhadap profesional TI, dan teknik pencucian uang berbasis kripto diprediksi akan terus berkembang sepanjang tahun 2026.

    Untuk mengurangi risiko, CertiK merekomendasikan langkah-langkah seperti wawancara video dengan verifikasi identitas langsung, penerapan kebijakan zero-trust bagi pekerja jarak jauh, periode pendinginan sebelum penarikan dana, serta peningkatan keamanan infrastruktur kritis.

    TRM Labs juga mencatat bahwa sejak Januari 2026, hacker berhasil mencuri lebih dari US$ 900 juta aset digital di seluruh dunia. Meskipun jumlah insiden meningkat, total nilai yang dicuri sebenarnya menurun bila dibandingkan dengan semester pertama 2025 yang mencapai sekitar US$ 2,3 miliar.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles