Legislator Jakarta Minta Evaluasi TPS Liar Pasca Kebakaran
Anggota DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboebakar Alhabsyi, angkat bicara terkait kebakaran tumpukan sampah yang menelan korban jiwa petugas pemadam. Menurutnya, insiden tersebut menjadi alarm bahwa masalah sampah di Jakarta bukan lagi sekadar masalah kebersihan biasa, melainkan merambah ke persoalan keselamatan publik.
Nabilah menilai keberadaan TPS liar di berbagai lokasi menunjukkan pengawasan yang lemah dan sistem pengelolaan sampah yang belum optimal. Hal ini tidak hanya mencemari lingkungan, namun juga meningkatkan risiko kebakaran dan ancaman terhadap keselamatan masyarakat.
Momentum Evaluasi Serius
Menurut Nabilah, penanganan TPS liar tidak cukup dilakukan dengan pembersihan berskala kecil. Pemerintah perlu memperkuat regulasi, penindakan, dan pengawasan terhadap lokasi yang berulang kali digunakan sebagai tempat pembuangan sampah ilegal.
Lebih lanjut, Nabilah mendorong setiap kecamatan untuk memiliki sistem deteksi dini TPS liar dan melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang benar. Penanganan sampah harus dimulai dari hilir, diperkuat di tingkat wilayah, dan ditegakkan dengan aturan yang konsisten.
Perlindungan Petugas
Nabilah juga menyoroti perlindungan terhadap petugas pemadam kebakaran dan kebersihan. Mereka perlu dilengkapi dengan peralatan, standar operasional, dan mitigasi risiko yang memadai. Negara harus terlihat melalui penguatan regulasi, pengawasan ketat, serta sistem pengelolaan sampah yang bisa melindungi masyarakat dan para petugas di lapangan.
Bagi Nabilah, Jakarta tidak akan menjadi kota global yang sukses jika persoalan dasar seperti TPS liar dan tata kelola sampah masih menimbulkan korban. Keselamatan warga harus menjadi tolok ukur utama keberhasilan pengelolaan lingkungan, bukan hanya sebatas pengurangan volume sampah yang diangkut.


