Sekelompok Bank Internasional Jajaki Penerbitan Stablecoin
Beberapa bank internasional ternama, termasuk Banco Santander, Bank of America, Barclays, BNP Paribas, Citi, Deutsche Bank, Goldman Sachs, MUFG Bank Ltd, TD Bank Group, dan UBS, saat ini sedang menjajaki kemungkinan penerbitan produk stablecoin. Rencana tersebut dikonfirmasi melalui pernyataan yang dirilis oleh BNP Paribas, salah satu bank yang terlibat dalam kerjasama ini.
Stablecoin Berbasis Mata Uang G7
Stablecoin adalah bentuk token digital yang nilainya dikaitkan dengan mata uang fiat stabil, seperti dolar AS, euro, atau yen. Dalam hal ini, bank-bank tersebut merencanakan untuk menjatuhkan nilai stablecoin mereka dengan mata uang dari negara-negara G7, yang terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Inggris. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas nilai dari stablecoin yang diterbitkan.
Meskipun mereka tidak secara eksplisit menyebutkan istilah “stablecoin” dalam pernyataan mereka, bank-bank tersebut menyebutkan bahwa proyek ini akan mengkaji pengembangan “bentuk uang digital yang didukung oleh cadangan devisa 1:1” yang akan beroperasi di atas platform blockchain publik.
Tujuan dan Manfaat Inisiatif Ini
Tujuan dari kerjasama antar bank ini adalah untuk menjelajahi potensi adopsi aset digital yang lebih luas dan memperkuat daya saing di pasar. Selain itu, dengan membangun aset digital yang mematuhi regulasi dan praktik manajemen risiko yang ketat, bank-bank berharap untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat terkait dengan produk-produk baru yang mereka tawarkan.
Langkah ini menunjukkan bahwa sektor keuangan global semakin terbuka terhadap kemungkinan-kemungkinan baru yang ditawarkan oleh teknologi blockchain dan aset digital. Dengan adopsi yang lebih luas terhadap stablecoin berbasis mata uang G7, dapat membuka jalan menuju perkembangan sistem keuangan yang lebih efisien dan terdesentralisasi di masa depan.


