Binance dan pendirinya, CZ, memiliki pandangan unik terkait perbedaan antara Bitcoin dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam hal pasokan dan nilai. Menurut CZ, karakteristik jumlah pasokan Bitcoin yang tetap menjadi keunggulan utama yang menjaganya tetap langka dan bernilai. Berbeda dengan sektor AI yang tidak memiliki batas pasokan, perusahaan dapat terus menerbitkan saham baru dan produk investasi berbasis AI tanpa batasan tertentu.
Keunggulan Pasokan Bitcoin
CZ menjelaskan bahwa Bitcoin hadir dengan fitur yang membedakannya dari sektor kecerdasan buatan, yaitu jumlah pasokan yang tetap. Dengan hanya 21 juta koin yang akan pernah beredar, keunggulan ini menjaga Bitcoin dari inflasi dan devaluasi nilai fiat yang umumnya terjadi akibat pencetakan uang berlebih.
Menurut CZ, keterbatasan pasokan Bitcoin membuatnya menjadi aset yang semakin bernilai saat permintaan meningkat. Sifat kelangkaannya inilah yang memberikan daya tarik bagi para investor untuk menyimpan dan menginvestasikan aset kripto ini.
Bitcoin vs Fiat
Pendiri Binance juga menyoroti pelemahan nilai mata uang fiat akibat inflasi yang cenderung tinggi. Dengan rata-rata inflasi mencapai 6-7 persen per tahun, banyak instrumen investasi pendapatan tetap dinilai belum mampu memberikan imbal hasil yang dapat melawan laju inflasi tersebut. Hal ini turut menjadi alasan mengapa Bitcoin, dengan keterbatasan pasokannya, semakin diminati sebagai alternatif investasi untuk melindungi nilai aset dari inflasi.
Dengan pandangan yang unik dan informatif, CZ memberikan sudut pandang yang menarik dalam perbandingan antara Bitcoin yang langka dengan sektor kecerdasan buatan yang terus berkembang tanpa batas pasokan.


