Anak Perempuan Australia Tewas Ditembak Polisi di Pakistan
Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang anak perempuan warga negara Australia tewas setelah terkena tembakan polisi saat berada di Pakistan. Pemerintah Australia mendesak dilakukannya penyelidikan atas insiden tersebut.
Peristiwa tragis ini terjadi di Provinsi Punjab, Pakistan, pada 10 Juni 2026. Polisi sedang merespons laporan perampokan dan terlibat baku tembak dengan para pelaku yang menodongkan senjata kepada penumpang mobil keluarga.
Penilaian Keliru Polisi yang Mengakibatkan Tragedi
Kepolisian Punjab menjelaskan bahwa dalam kondisi yang kacau, seorang petugas salah menilai situasi di lapangan. Para petugas menganggap pelaku perampokan berusaha melarikan diri menggunakan kendaraan korban, sehingga melepaskan tembakan tanpa memperhitungkan kehadiran anak perempuan.
Akibat keputusan yang keliru tersebut, seorang anak perempuan bernama Hania meninggal dunia dalam usia 10 tahun. Selain itu, ayah dan saudara laki-lakinya juga mengalami luka-luka akibat insiden tragis tersebut.
Pemerintah Australia Mendesak Penyelidikan yang Transparan
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyoroti perlunya proses penyelidikan yang terbuka dan transparan terkait kasus ini. Ia menyebut korban dalam usia sembilan tahun dan menekankan pentingnya transparansi dalam mengungkap kebenaran.
Kementerian Luar Negeri Australia turut memberikan bantuan kepada keluarga korban yang merupakan warga negara Australia. Selain korban yang meninggal dunia, dua anggota keluarganya juga mengalami luka-luka dalam peristiwa tragis ini.
Di sisi lain, Kepolisian Punjab menegaskan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan menyeluruh dan independen untuk memastikan keadilan ditegakkan. Mereka juga menegaskan bahwa tidak ada alasan yang dapat membenarkan pelanggaran terhadap prosedur, meskipun bekerja dalam lingkungan berisiko tinggi.


