More

    Kontroversi SEC atas Pendiri Privvy Terkait Skema Penipuan Kripto

    SEC Gugat Pendiri Privvy Terkait Skema Penipuan Kripto Pakai AI

    Di tengah maraknya investasi kripto, SEC atau Security and Exchange Commission (Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat) menggugat seorang warga Cypress, Texas, terkait skema penipuan kripto senilai US$ 12,3 juta. Skema ini diduga mengandalkan bot perdagangan artificial intelligence (AI) palsu. Pelaku diidentifikasi sebagai Nathan Fuller, pendiri Privvy Investments LLC.

    Skema Penipuan Dana Investor

    Nathan Fuller berhasil mengumpulkan dana sekitar 150 investor dari berbagai negara dalam rentang waktu dua tahun. Ia menggunakan nama samaran Gateway Digital Investments dan menjanjikan return investasi mencapai 40% hingga 50% dalam waktu singkat, dengan klaim menggunakan bot AI untuk aktivitas perdagangan kripto.

    Investor diiming-imingi keuntungan besar dalam hitungan hari, namun kenyataannya bot yang dijalankan Fuller tidak bekerja sesuai klaim. Bot tersebut tidak memiliki kemampuan AI yang dijanjikan, dan hanya sebagian kecil dari dana investor yang digunakan untuk perdagangan kripto.

    Penggelapan Dana dan Skema Ponzi

    SEC menduga Fuller menggunakan sebagian besar dana investor untuk kepentingan pribadi seperti properti, perjudian, dan pembelian barang mewah. Ia juga diduga menggunakan skema Ponzi, di mana sebagian dana investor lama digunakan untuk membayar investor baru sebagai bentuk pemulusan keuntungan.

    Kasus ini menjadi peringatan bagi para investor kripto untuk lebih waspada terhadap skema investasi yang terlalu muluk dan menjanjikan keuntungan yang tidak masuk akal. Selalu lakukan riset mendalam sebelum memutuskan untuk berinvestasi, dan pastikan platform atau perusahaan investasi terdaftar dan diawasi oleh regulator yang berwenang.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles