More

    AS Kunci Kekayaan Kripto Iran Rp 17,82 Triliun

    Menteri Keuangan AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp 17,82 Triliun

    Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengumumkan bahwa AS telah berhasil menyita aset kripto Iran senilai US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 17,82 triliun. Langkah ini menjadi bagian dari upaya AS dan sekutu Eropa untuk menindak Iran terkait kepemilikan properti yang dianggap merugikan.

    Aset Senilai Miliaran Dollar AS Berhasil Disita

    Bessent menegaskan bahwa mereka telah mengambil “dompet” aset kripto Iran dengan nilai sekitar satu miliar dollar AS. Meskipun demikian, beberapa pemilik akun mungkin belum menyadari penyitaan tersebut dan akan mendapat kejutan ketika mengetahui bahwa aset mereka telah disita.

    AS juga telah berkoordinasi dengan sekutu di Eropa untuk melakukan penyitaan properti fisik seperti vila, rumah, dan properti lainnya. Upaya ini dianggap sebagai bagian dari pemulihan dana yang seharusnya menjadi milik rakyat Iran.

    Penutupan Fasilitas Ekspor Minyak di Pulau Kharg

    Lebih lanjut, Bessent mengungkapkan bahwa fasilitas ekspor minyak Iran di Pulau Kharg telah ditutup efektif oleh blokade angkatan laut AS. Serangan Iran terhadap negara-negara Teluk juga telah berdampak secara diplomatik, membuat sekutu-sekutu Teluk menjadi mitra yang baik dalam upaya penegakan hukum keuangan terhadap Teheran. Hal ini memungkinkan AS untuk membekukan rekening bank Iran di wilayah tersebut.

    Dengan demikian, kebijakan penyitaan aset dan pembekuan rekening bank menjadi bagian dari strategi AS untuk menekan Iran terkait kebijakan ekonomi dan politik yang dianggap merugikan berbagai pihak. Amerika Serikat bersama sekutunya terus melakukan langkah konkret guna menegakkan keadilan dalam ranah keuangan internasional.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles