More

    Kendala Pemerintah dalam Membebaskan Jurnalis RI Ditahan Israel

    Perjuangan Pemerintah untuk Bebaskan Jurnalis Indonesia yang Ditahan Militer Israel

    Pada saat melaksanakan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Gaza, Palestina, beberapa jurnalis Indonesia ditahan oleh militer Israel. Kejadian tersebut memicu reaksi keras dari pihak Pemerintah Indonesia yang terus berupaya untuk membebaskan para jurnalis tersebut.

    Reaksi Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan

    Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, mengecam tindakan Israel terhadap warga negara Indonesia. Ia menyatakan rasa prihatin dan kekecewaannya terhadap perlakuan yang dialami para jurnalis Indonesia saat menjalankan tugas kemanusiaan di perairan internasional.

    “Masyarakat sangat prihatin dan menyesalkan apa yang dilakukan oleh tentara Israel terhadap warga negara Indonesia, khususnya para wartawan yang melintasi perairan internasional untuk melakukan kegiatan kemanusiaan membantu para korban konflik di Gaza,” ujar Yusril Ihza Mahendra.

    Kendala dalam Upaya Pembebasan

    Hingga saat ini, pemerintah masih mengalami kesulitan dalam menghubungi para jurnalis Indonesia yang ditahan. Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo adalah beberapa di antara jurnalis yang masih sulit dihubungi.

    “Sampai hari ini kita harus ketahui bahwa masih dalam keadaan sulit untuk menghubungi,” ungkap Yusril Ihza Mahendra.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles