Bupati Blora Lakukan Sidak Pasar Hewan Kurban Jelang Idul Adha
Jakarta, CNBC Indonesia – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, memastikan kondisi hewan kurban sehat dan layak di Pasar Pon Blora menjelang Idul Adha. Sidak dilakukan bersama Sekretaris Dinas DP4 Kabupaten Blora dan tim kesehatan hewan.
Aktivitas Jual Beli Hewan Kurban Meningkat Tajam
Sebagai pasar hewan terbesar di Kabupaten Blora, Pasar Pon menjadi pusat transaksi hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Dalam sehari, transaksi sapi di pasar tersebut diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah, meningkat tajam dari biasanya.
Bupati Arief Rohman menyebut bahwa tingginya aktivitas perdagangan hewan kurban memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Blora. Pedagang dari berbagai daerah turut berpartisipasi dalam transaksi tersebut.
Pantauan Sidak dan Usulan Penataan Pasar
Jenis sapi yang paling banyak diperjualbelikan di Pasar Pon Blora adalah sapi Limousin, Simental, dan Peranakan Ongole. Mayoritas sapi yang dijual merupakan sapi jantan dengan bobot berkisar 400-600 kilogram.
Selain meninjau aktivitas perdagangan, Bupati Arief juga menerima masukan terkait penataan Pasar Pon Blora, khususnya terkait kondisi lantai pasar agar lebih aman bagi hewan ternak yang diperdagangkan.
Bupati dan petugas kesehatan hewan memantau proses pemeriksaan kesehatan ternak yang masuk ke area pasar. Setiap sapi yang datang dilakukan penyemprotan disinfektan dan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi kepada Pedagang
Kabid Kesehatan Hewan DP4 Blora, Rasmiyana, menjelaskan bahwa pemeriksaan rutin dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual sehat dan layak. Pedagang dan pembeli juga diberikan edukasi mengenai ciri-ciri hewan kurban yang sesuai syariat.
Dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh hewan kurban yang aman, sehat, dan layak untuk dikurbankan.


