Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih Sebanyak Empat Kali
Presiden Prabowo Subianto telah melakukan empat kali perombakan Kabinet Merah Putih sepanjang kepemimpinannya. Setiap reshuffle membawa perubahan signifikan dalam struktur kabinet dan penunjukan pejabat negara.
Reshuffle Jilid Pertama
Pada reshuffle pertama yang dilakukan pada 19 Februari 2025, Presiden Prabowo melantik sejumlah pejabat kunci. Brian Yuliarto menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Sementara itu, Muhammad Yusuf Ateh dan Agustina Arumsari menduduki posisi Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Amalia Adininggar Widyasanti dan Sonny Harry Budiutomo Harmadi diangkat sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) secara berturut-turut. Sedangkan Nugroho Sulistyo Budi menjabat sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Reshuffle Jilid Kedua
Pada reshuffle kedua yang dilakukan pada 8 September 2025, Presiden Prabowo menunjuk sejumlah pejabat baru. Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan. Sementara Mukhtarudin dan Ferry Juliantono menggantikan posisi Menteri lain yang sebelumnya menjabat.
Selain itu, Mochamad Irfan Yusuf diangkat sebagai Menteri Haji dan Umrah, sementara Dahnil Anzar Simanjuntak menjadi wakil Menteri. Ini merupakan sebagian dari perombakan yang dilakukan Presiden Prabowo untuk memperkuat kabinetnya.
Reshuffle Jilid Ketiga
Pada reshuffle ketiga di bulan yang sama, yaitu 17 September 2025, Presiden Prabowo kembali melakukan perubahan dalam struktur kabinet. Djamari Chaniago dan Erick Thohir adalah di antara pejabat yang dilantik dalam reshuffle ini.
Selain itu, Afriansyah Noor, Rohmat Marzuki, dan Farida Faricha juga merupakan beberapa nama yang mendapatkan penugasan baru dalam Kabinet Merah Putih. Perombakan ini menunjukkan komitmen Presiden Prabowo dalam memilih tim terbaik untuk memimpin bidang masing-masing.
Reshuffle Jilid Keempat
Pada tanggal 8 Oktober 2025, dilakukan reshuffle keempat di mana sejumlah pejabat kunci diangkat oleh Presiden Prabowo. Benjamin Paulus Octavianus, Akhmad Wiyagus, dan Anggito Abimanyu adalah di antara pejabat yang mendapatkan penugasan baru dalam reshuffle tersebut.
Sementara itu, di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dony Oskaria, Aminudin Maruf, dan Teddy Barata tampaknya akan memimpin perubahan strategis dalam pengelolaan BUMN di masa mendatang.
Perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan oleh Presiden Prabowo menunjukkan upaya keras dalam membangun kabinet yang kuat dan efisien untuk mewujudkan tujuan-tujuan strategis negara.


