Siswi SMAN 1 Jampangtengah, Safa Sifa, mengaku sempat merasakan ketakutan saat menghadapi tantangan tali tambang di area lapangan dekat sekolahnya. Namun, di bawah bimbingan pasukan elite Marinir TNI AL, rasa takut itu berubah menjadi rasa ingin mencoba lagi.
Pengalaman Menantang
Safa, siswi kelas 10, menyatakan bahwa meskipun awalnya merasa deg-degan, setelah memahami teknik dan instruksi dengan baik, ia menjadi ketagihan. Menurutnya, pengalaman tersebut sangat menantang dan memberikan kepuasan tersendiri.
Program tahunan bernama Pancawaluya yang diikuti oleh 400 siswa, termasuk Safa, merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam program ini, siswa tidak hanya diuji dalam hal fisik, tetapi juga mendapat pembelajaran filosofis yang mendalam.
Pesan Filosofis yang Dalam
Kepala Pelatih outbound, Lettu Marinir Komarudin, menjelaskan bahwa latihan tersebut tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik semata, melainkan juga ketenangan batin. Ia menekankan pentingnya memiliki kendali atas rasa takut, karena dengan hati yang tenang dan fokus, segala rintangan bisa dilalui.
Latihan tersebut juga bertujuan untuk melatih siswa agar memiliki kesiapan mental dalam menghadapi situasi darurat di medan sebenarnya. Fokus, konsentrasi tinggi, dan ketenangan di bawah tekanan menjadi kunci utama yang diajarkan selama latihan.


