Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha: Tanggapan IDAI
Kejadian kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, telah menimbulkan reaksi keras dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Ketua IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, mengecam tindakan kejam tersebut dan menyatakan bahwa perilaku tersebut tidak bisa ditoleransi. Bahkan, kasus serupa juga terjadi di sebuah taman penitipan anak di Aceh setelah insiden di Yogyakarta.
Piprim menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap setiap daycare, dengan melibatkan para pakar dan pemasangan CCTV sebagai langkah preventif. Ia juga mengingatkan orang tua untuk lebih peka terhadap tanda kekerasan baik secara fisik maupun psikis pada anak.
Kesadaran Orang Tua tentang Kekerasan Anak
Piprim memberikan pesan penting kepada orang tua untuk lebih aware terhadap tanda-tanda kekerasan yang mungkin terjadi pada anak. Misalnya, jika anak menunjukkan gejala enggan atau takut saat hendak dibawa ke daycare. Pencegahan dianggap sebagai langkah utama untuk menghindari trauma yang dapat berdampak jangka panjang pada anak.
Di tengah maraknya kasus kekerasan terhadap anak, IDAI mendorong semua pihak untuk bersama-sama mengawasi dan melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Semoga dengan kesadaran dan tindakan preventif yang lebih baik, kasus serupa tidak akan terulang di masa depan.


