Tumor langka seringkali dianggap sebagai kasus yang jarang terjadi, namun sebenarnya data menunjukkan sebaliknya. Menurut Associate Professor Johnny Ong, sekitar 20-25 persen kasus tumor di dunia sebenarnya masuk dalam kategori kanker langka. Meskipun definisi tumor langka merujuk pada kasus yang jarang, namun jenisnya yang beragam membuat jumlahnya cukup besar. Sebagai contoh, kanker sarkoma dan kanker peritoneum termasuk dalam kategori kanker langka, meskipun mungkin belum begitu dikenal oleh masyarakat luas. Sarkoma adalah kanker yang muncul di jaringan otot, lemak, atau tulang, sedangkan kanker peritoneum terjadi di lapisan dalam rongga perut dan seringkali merupakan penyebaran dari kanker lain. Mengetahui bahwa kanker peritoneum merupakan induk dari semua kanker, menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran akan jenis kanker langka ini. Holly Ong menyampaikan pandangannya di National Cancer Centre Singapore, memberikan wawasan lebih dalam terkait kasus tumor langka dan penyakit kanker lainnya.
Riset Terbaru: Popularitas Tumor Langka Hanya Seperempat Kasus
Related articles


