Film Jumbo Tembus Posisi Ke-6 Box Office Korea Selatan, Didukung Lagu yang Viral
Film animasi Indonesia Jumbo kembali mencatat pencapaian penting, kali ini di pasar Korea Selatan. Berdasarkan data dari Korean Film Biz Zone atau KoBiz, film ini langsung menempati posisi ke-6 box office Korea Selatan setelah App The Horror. Pada hari pertama penayangannya, Jumbo berhasil mengumpulkan 12.648 penonton dari 355 layar, sebuah awal yang cukup solid untuk film animasi asal Indonesia.
Awal Penayangan yang Menarik Perhatian
Angka tersebut menunjukkan bahwa Jumbo bukan sekadar hadir sebagai tontonan asing di Korea Selatan, melainkan benar-benar mendapat ruang di tengah persaingan film yang ketat. Pada hari berikutnya, rata-rata penonton film ini tercatat mencapai 2.470. Dengan laju seperti ini, jumlah penonton Jumbo diperkirakan masih akan terus bertambah selama masa tayangnya di negeri ginseng.
Keberhasilan itu tidak lepas dari kekuatan cerita dan visual animasinya, namun ada faktor lain yang ikut mendorong popularitasnya: soundtrack berjudul Selalu Ada di Nadimu. Lagu ini disebut viral di Korea Selatan, terutama setelah versi bahasa Koreanya banyak diputar dan dicover di media sosial. Efek viral tersebut membuat nama Jumbo semakin mudah dikenali oleh penonton Korea.
Dari Indonesia ke Pasar Internasional
Sebagai film animasi terlaris sepanjang masa di Indonesia, Jumbo memang tidak berhenti pada capaian domestik. Film ini juga sudah menjangkau sejumlah negara lain, termasuk Rusia, Belarus, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Jangkauan distribusi yang luas ini memperlihatkan bagaimana film animasi Indonesia mulai mendapat perhatian di pasar internasional.
Perjalanan Jumbo masih akan berlanjut. Setelah Korea Selatan, film ini dijadwalkan tayang di Vietnam pada Agustus 2025. Selanjutnya, Jumbo juga akan hadir di Taiwan dan Uni Emirat Arab pada Oktober 2025.
Petualangan Don dan Deretan Pengisi Suara Populer
Di balik performa komersialnya, Jumbo membawa kisah Don, seorang anak yatim piatu yang berusaha membuktikan bakatnya lewat ajang pencarian bakat. Konflik cerita bergerak saat buku dongeng peninggalan orang tuanya dicuri, memaksa Don dan teman-temannya berpacu dengan waktu untuk merebutnya kembali. Cerita ini memberi lapisan emosi sekaligus petualangan yang mudah diterima berbagai kalangan penonton.
Film ini juga diperkuat oleh deretan pengisi suara dari nama-nama populer Indonesia, seperti Bunga Citra Lestari, Ariel NOAH, Quinn Salman, Ariyo Wahab, Rachel Amanda, Angga Yunanda, Chicco Jerikho, Ganindra Bino, dan Angga Dwimas Sasongko yang memberikan suara untuk karakter kambing. Kombinasi nama besar, cerita keluarga, dan lagu yang menempel di telinga tampaknya menjadi modal utama Jumbo untuk terus melaju di luar Indonesia.
Source link


