Cianjur bersiap menyambut film lokal yang tak sekadar menghibur, tetapi juga menyorot persoalan yang makin dekat dengan keseharian: judi online. Lewat film Taruh Lingkaran Penderitaan, industri kreatif di Kabupaten Cianjur kembali menunjukkan geliatnya dengan karya yang membawa pesan sosial kuat dan relevan bagi penonton muda.
Film Lokal yang Mengangkat Luka Sosial
Taruh Lingkaran Penderitaan dijadwalkan tayang perdana di Sams Studio Cianjur pada awal Maret 2026. Film garapan Daffa Entertainment ini hadir sebagai bentuk dukungan terhadap karya lokal sekaligus upaya mengangkat isu yang dinilai semakin mengkhawatirkan, yakni judi online. Lewat cerita Rivan, seorang pemuda yang terjebak dalam pusaran perjudian digital, film ini diarahkan untuk memancing refleksi, bukan sekadar memberi tontonan ringan.
Karakter Rivan diperankan oleh Rasya Devran, sementara jajaran pemain lain diisi Muhammad Arfan, Rizky Mahendra, dan Tita Rosilawati. Kehadiran mereka memperkuat cerita yang dibangun untuk memperlihatkan bagaimana kecanduan bisa menyeret seseorang ke dalam kerugian yang berlapis.
Pesan Moral di Balik Layar
Sutradara sekaligus penulis skenario, Muhammad Raihan, menempatkan film ini sebagai medium untuk menyampaikan peringatan tentang dampak judi online. Dengan sentuhan cerita yang dekat dengan realitas, film ini tidak hanya menampilkan konflik, tetapi juga menegaskan konsekuensi dari pilihan yang salah. Produser eksekutif Daffa Siva bersama tim produksi disebut berupaya menjaga kualitas tayangan agar tetap kompetitif dan layak mendapat perhatian penonton.
Penjadwalan tayang pada awal Ramadan juga bukan tanpa alasan. Momen ngabuburit dipilih agar film ini bisa menjadi alternatif hiburan sekaligus ruang renungan bagi generasi muda di Cianjur dan sekitarnya. Harapannya, penonton tidak hanya datang ke bioskop untuk menonton, tetapi juga pulang dengan kesadaran baru tentang bahaya kecanduan digital yang kian mudah menjebak.
Dukungan untuk Karya Daerah
Panitia penyelenggara menaruh harapan besar agar masyarakat Cianjur memberi dukungan langsung dengan hadir ke bioskop. Di tengah maraknya tontonan dari luar daerah, kehadiran Taruh Lingkaran Penderitaan menjadi penanda bahwa karya lokal juga mampu berdiri dengan tema yang kuat dan relevan. Film ini sekaligus memperlihatkan bahwa Cianjur bukan hanya penonton perkembangan industri kreatif, tetapi juga bagian dari proses lahirnya karya yang berbicara tentang masalah sosial di sekitarnya.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


