Jakarta — Pemerintah akan menggelar Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 pada Jumat siang ini dengan menghadirkan Presiden RI Prabowo Subianto. Acara yang dipusatkan di Auditorium Wisma Danantara itu dijadwalkan mulai pukul 13.00 WIB dan menjadi salah satu forum penting untuk menjelaskan arah kebijakan ekonomi pemerintah ke depan.
Prabowo Dijadwalkan Beri Arahan
Presiden Prabowo disebut akan memberikan arahan langsung dalam forum tersebut. Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, telah mengonfirmasi kehadiran Presiden dalam agenda itu. Selain Prabowo, CEO Danantara Rosan P. Roeslani serta sejumlah menteri di bawah Kabinet Merah Putih juga akan hadir.
Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menandakan bahwa forum tersebut bukan sekadar paparan rutin, melainkan ajang untuk menyampaikan sikap resmi pemerintah terhadap situasi ekonomi terkini. Fokus pembahasan diperkirakan berkaitan dengan respons pemerintah atas dinamika yang sedang dicermati pasar dan lembaga pemeringkat.
Respons Pemerintah atas Sorotan Moody’s
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Presiden Prabowo telah memerintahkan penyelenggaraan Indonesia Economic Outlook sebagai tanggapan atas penilaian Moody’s. Forum ini, kata Airlangga, dirancang untuk memberi penjelasan yang lebih rinci mengenai isu-isu yang menjadi perhatian lembaga tersebut.
Airlangga menyampaikan hal itu setelah rapat terbatas dengan Kepala Negara di Istana Negara. Dalam forum Jumat ini, pemerintah akan menguraikan sejumlah hal yang disebut berdampak pada penurunan outlook peringkat kredit Indonesia, termasuk persoalan penerimaan negara dan peran Danantara.
Penjelasan yang Ditunggu Pasar
Dengan agenda yang melibatkan Presiden, Menko Perekonomian, jajaran menteri, dan pimpinan Danantara, pemerintah tampak ingin memberi sinyal bahwa isu ekonomi strategis akan dijawab secara terbuka dan terstruktur. Penjelasan ini diharapkan dapat memperjelas posisi Indonesia di mata investor maupun pemangku kepentingan lain yang mencermati arah fiskal dan pengelolaan ekonomi nasional.
Source link


