Igor Runets (39), pendiri perusahaan penambangan kripto terbesar Rusia, BitRiver, saat ini berada dalam tahanan rumah setelah dituduh menggelapkan pajak. Runets menghadapi tiga tuduhan karena diduga menyembunyikan aset untuk menghindari pajak. Tim hukumnya memiliki waktu singkat untuk mengajukan banding sebelum penahanan rumahnya diberlakukan sepenuhnya.
Sebagai pionir di industri penambangan kripto Rusia, Runets mendirikan BitRiver pada tahun 2017 dan memperluasnya menjadi 15 pusat data dengan lebih dari 175.000 server dan kapasitas 533 megawatt. Namun, perusahaan ini menghadapi potensi kebangkrutan setelah anak perusahaan En+ Group mengajukan klaim insolvensi di pengadilan arbitrase regional. Meskipun demikian, sebelumnya BitRiver telah menarik klien dari seluruh dunia, termasuk AS dan China, ketika harga bitcoin melonjak hampir 650% menjadi lebih dari USD 62.000 pada Oktober 2021, membuat penambangan mata uang kripto semakin menguntungkan.
Dengan latar belakang pendidikan MBA dari Universitas Stanford, Runets memulai membangun pusat data penambangan kripto di Siberia pada tahun 2017. Namun, AS memberikan sanksi kepada BitRiver pada tahun 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina. Meskipun demikian, sebagai perbandingan, MARA Holdings, salah satu penambang bitcoin terbesar di AS, memiliki kapasitas penambangan 1,8 gigawatt. Jika banding tidak berhasil atau tidak diajukan, Runets akan tetap berada di rumah selama proses hukum berlangsung.


