More

    Prabowo: Tidak Ada Dendam dengan Anies

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ia tidak menyimpan dendam terhadap Anies Baswedan, lawan politiknya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Pernyataan tersebut disampaikan saat berpidato dalam acara penutupan Musyawarah Nasional VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta. Anies sebelumnya memberikan skor “11” untuk kinerja Prabowo saat menjadi menteri pertahanan Kabinet Indonesia Maju selama debat Pilpres 2024. Prabowo menyatakan bahwa tidak ada dendam terhadap Anies dan mengakui bantuan yang diberikan Anies dalam pilpres.

    Presiden menekankan betapa pentingnya demokrasi yang dewasa, di mana setelah pilpres selesai, tidak ada lagi lawan politik dan semua pihak harus bersatu untuk bangsa dan negara. Selama pidatonya, Prabowo juga menekankan pentingnya kebijakan untuk rakyat tanpa memandang faktor politik. Prabowo percaya bahwa pembangunan dan program pemerintah harus tetap berjalan di semua daerah, meskipun mendapat dukungan yang berbeda dari pemilih.

    Prabowo juga menekankan pentingnya menerima kemenangan dan kekalahan dengan sikap yang dewasa. Prabowo mengungkapkan bahwa dalam lima kali pemilihan, ia kalah empat kali namun hal tersebut tidak menghentikan semangatnya untuk terus bekerja untuk negara. Prabowo menyatakan bahwa setelah pilpres selesai, kontestasi politik tidak perlu dibicarakan lagi dan semua pihak harus bersatu untuk kepentingan bersama.

    Pada acara Munas VI PKS, Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri termasuk Menteri Sekretaris Negara, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Ketenagakerjaan, dan Sekretaris Kabinet. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bergabung sebagai partai koalisi pendukung pemerintah setelah Prabowo terpilih sebagai pemenang Pilpres 2024, meskipun sebelumnya PKS mendukung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar saat pemilihan presiden.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles