Penggunaan kecerdasan buatan atau AI semakin menjadi tren di dunia pendidikan, memberikan tantangan dan peluang bagi institusi pendidikan. Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Bambang Pramujati, menyoroti dampak positif AI dalam acara Higher Education Partnership Conference Indonesia. ITS meraih peringkat 80 global dan peringkat 1 nasional dalam riset AI, dengan memiliki 12 pusat riset termasuk AI dan teknologi digital. Bambang menekankan pentingnya kerja sama antara universitas dan industri dalam memanfaatkan AI, karena keduanya saling membutuhkan. ITS menggandeng perusahaan teknologi untuk menyediakan infrastruktur yang diperlukan dalam riset AI, membuktikan bahwa kolaborasi antara pendidikan tinggi dan industri adalah kunci dalam pemanfaatan teknologi AI.


