Aslina tak bisa menahan air matanya, perempuan paruh baya ini berdiri dengan tangan gemetar, matanya basah saat menceritakan perubahan dalam hidupnya. Kini, ia bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Cempedak Lobang, Sei Rampah, Serdang Bedagai, hanya beberapa langkah dari rumahnya. Dalam kunjungan yang penuh kebanggaan, Aslina berterima kasih kepada Pak Presiden, serta pejabat daerah lain yang turut hadir.
Sebelumnya, Aslina hanya seorang ibu rumah tangga tanpa penghasilan tetap, pasangannya seorang buruh dengan penghasilan minim. Namun, kini berkat program Makan Bergizi Gratis (MBG), hidupnya berubah. Ia bergabung dengan tim yang menyediakan makanan sehat bagi anak-anak sekolah di sekitar wilayahnya. Normawati, ibu tiga anak lainnya, juga merasakan manfaatnya dengan adanya tambahan penghasilan dan bantuan makanan bergizi untuk anak-anaknya.
Selain ibu rumah tangga, Shinta Ramadana, 21 tahun, juga merasakan manfaat program ini setelah mengalami pengangguran. Kini, ia dengan semangat melayani dalam persiapan makanan di SPPG. Mereka semua hanyalah sebagian kecil dari ribuan pekerja yang mendapatkan penghasilan berkat program MBG, dengan ribuan tenaga kerja telah terserap melalui program ini menurut data Badan Gizi Nasional.
Program MBG tidak hanya tentang makanan bergizi, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat dan menjadikan dapur-dapur sebagai ruang harapan bagi banyak orang. Selain memberikan manfaat material, program ini juga membawa harapan dan keberkahan bagi banyak keluarga.


