Generasi Z saat ini mengalami masalah kesehatan mental yang semakin meningkat, hal ini menarik perhatian Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) dari Universitas Airlangga. Mereka merespons masalah tersebut dengan menciptakan Intelligence Doll (boneka pintar) yang menggunakan teknologi deep learning untuk menganalisis data wajah dan suara penggunanya. Tim terdiri dari Muhammad Nur Aufa Habibi, Arya Maulana Al Hakim, Afdal Lunasri, Edbert Fernando, dan Aqila Fayyaza Nur Husna, berhasil lolos pendanaan PKM-KC. Boneka pintar ini mampu memberikan respons suara sesuai level depresi pengguna, untuk memberikan wadah ekspresi bagi pemiliknya. Dalam upaya mengatasi masalah kesehatan mental, tim mencoba pendekatan baru dengan menghadirkan solusi interaktif berupa boneka pintar, yang diharapkan dapat memberikan rasa nyaman bagi pemiliknya. Menurut Aufa, bentuk fisik boneka dapat menjadi sarana untuk meluapkan perasaan, berbeda dari solusi aplikasi yang biasanya digunakan. Langkah inovatif ini diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan dalam mengatasi masalah kesehatan mental yang semakin merambah generasi Z.
Inovasi Boneka Pintar untuk Kesehatan Mental Gen-Z: Deteksi Depresi
Related articles


