Google meluncurkan Veo 3 pada bulan Mei lalu. Tool ini memungkinkan pengguna untuk membuat klip video atau audio AI hanya dengan menggunakan prompt teks. Menurut situs web resminya, Google akan memblokir permintaan dan hasil video yang dianggap berbahaya. Kebijakan TikTok juga menegaskan larangan terhadap ujaran kebencian dan perilaku kebencian. Mereka menyatakan bahwa platform tidak akan merekomendasikan konten yang mengandung stereotip negatif tentang individu atau kelompok tertentu. Juru bicara TikTok, Ariane de Sellier, menegaskan bahwa platform ini secara proaktif menegakkan aturan tentang ucapan kebencian dan telah menghapus akun-akun yang melanggar aturan tersebut. Selain itu, de Sellier juga menjelaskan bahwa banyak video telah dihapus sebelum adanya laporan resmi terkait konten yang melanggar aturan tersebut.


