Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memiliki rekam jejak panjang di lingkungan TNI Angkatan Darat sebelum dipercaya menduduki posisi Wakil Menteri Pertanian. Sebelum menjabat sebagai Wamentan, perwira kelahiran Ternate, 14 Maret 1969, itu merupakan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Karier militernya dibangun sejak lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada 1991. Saleh Mustafa tercatat satu angkatan dengan Jenderal Agus Subiyanto. Ia berasal dari kecabangan Infanteri dan memiliki spesialisasi di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), satuan yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Meniti karier dari satuan elite
Sejak menjalani pendidikan militer, Saleh Mustafa mengikuti sejumlah program yang mendukung kemampuan di bidang operasi khusus. Pendidikan tersebut antara lain Sesarcabif, Dik PARA, dan Dik PARA Utama. Ia juga menyelesaikan Dik Komando pada 1992, kemudian mengikuti Diklapa I dan II serta Dikreg Seskoad.
Pengembangan kapasitasnya berlanjut melalui pendidikan strategis. Saleh Mustafa mengikuti Sesko TNI pada 2015 dan pendidikan di Lemhannas. Rangkaian pendidikan tersebut melengkapi pengalaman operasional yang diperolehnya selama bertugas di berbagai posisi dalam struktur TNI AD.
Pada fase awal karier, ia mengemban sejumlah jabatan di Kopassus. Saleh Mustafa pernah menjadi Komandan Batalyon 23 Grup 2/Kopassus dan Wakil Asisten Operasi (Waasops) Danjen Kopassus. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam tugasnya dalam menangani pekerjaan dan misi khusus.
Pada 2012-2013, ia dipercaya memimpin Grup 1/Kopassus. Setelah itu, Saleh Mustafa bertugas sebagai Asisten Operasi (Asops) Kasdam Iskandar Muda pada 2013-2015. Jabatan tersebut memperluas pengalamannya dalam pengelolaan wilayah strategis di luar lingkungan satuan elite.
Memegang sejumlah jabatan strategis
Perjalanan karier Saleh Mustafa kemudian berlanjut ke sejumlah posisi penting di TNI AD. Ia menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako pada 2016-2017, lalu menjadi Kasdam Jaya pada 2019-2021. Pada 2021-2022, ia mengemban amanat sebagai Kaskogabwilhan II.
Jabatan strategis lain yang pernah dipegangnya adalah Pangkostrad. Saleh Mustafa menduduki posisi tersebut sejak Desember 2023 hingga Juli 2024. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Inspektur Jenderal TNI pada Juli 2024 sampai Agustus 2025.
Sebelum beralih ke posisi Wakil Menteri Pertanian, Saleh Mustafa menjabat sebagai Wakasad. Rangkaian penugasan di satuan operasional, komando kewilayahan, hingga jabatan strategis tingkat pusat membentuk pengalaman yang luas dalam memahami struktur dan operasional TNI Angkatan Darat.


