Mess MPR di Bandung Dipandang Strategis untuk Kegiatan Kelembagaan
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai pemulihan Mess MPR RI di Bandung tidak hanya berkaitan dengan perbaikan sebuah bangunan, tetapi juga dengan penguatan fungsi fasilitas kelembagaan. Menurut dia, lokasi tersebut memiliki nilai strategis karena hubungan antara Bandung dan Jakarta relatif mudah dijangkau.
Akses itu, kata Muzani, memungkinkan Mess MPR RI digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan kelembagaan. Fasilitas tersebut juga dinilai dapat menjadi ruang untuk memperkuat interaksi antara MPR dan masyarakat, sesuai dengan kebutuhan kegiatan yang diselenggarakan di Bandung.
Pemulihan bangunan itu menjadi bagian penting dari upaya mengembalikan fungsi Mess MPR RI sekaligus mempertahankan karakter bangunan bersejarah di Kota Bandung. Muzani mengaitkan keberadaan bangunan-bangunan heritage dengan identitas kota yang dikenal memiliki kekayaan arsitektur dan lingkungan yang khas.
Menjaga Warisan Arsitektur Kota Bandung
Dalam keterangannya, Muzani menyebut pemulihan Mess MPR RI memiliki makna lebih luas karena dilakukan di tengah keberadaan banyak bangunan heritage di Bandung. Ia menilai bangunan-bangunan tersebut merupakan unsur penting yang membentuk wajah dan identitas kota.
“Inilah Kota Bandung yang banyak dipenuhi banyak bangunan heritage. Kalau ke Bandung itu semuanya indah, bangunannya indah, udaranya indah,” kata Muzani.
Pernyataan itu disampaikan saat Mess MPR RI di Bandung diresmikan setelah melalui proses pemulihan. Bagi Muzani, keberadaan fasilitas tersebut bukan hanya mendukung kebutuhan internal lembaga, tetapi juga tetap berpijak pada upaya merawat warisan sejarah dan arsitektur yang ada di Bandung.
Ia tidak merinci bentuk kegiatan kelembagaan maupun interaksi dengan masyarakat yang akan digelar di lokasi tersebut. Namun, kemudahan akses Bandung-Jakarta menjadi alasan utama fasilitas itu dipandang dapat memberikan dukungan terhadap agenda MPR RI.
Apresiasi untuk Pihak yang Terlibat
Muzani menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses pemulihan Mess MPR RI. Pihak-pihak tersebut meliputi Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta jajaran MPR RI.
Menurut Muzani, keterlibatan lintas lembaga diperlukan agar pemulihan bangunan dapat terlaksana dan fasilitas itu kembali memberi manfaat. Ia berharap Mess MPR RI di Bandung dapat digunakan secara optimal untuk mendukung kegiatan kelembagaan dan hubungan dengan masyarakat.
“Mudah-mudahan gedung ini bisa memberi manfaat yang lebih besar lagi bagi perkembangan ketatanegaraan kita,” pungkasnya.


