Tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan berpeluang naik dari Rp 4.000 menjadi Rp 10.000 per pengunjung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membahas usulan tersebut dan belum menetapkan keputusan final.
Keputusan tarif segera ditentukan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan keputusan mengenai penyesuaian tarif akan diambil dalam waktu dekat. Ia menyebut harga tiket Ragunan saat ini termasuk yang paling rendah dibandingkan kebun binatang di berbagai ibu kota dunia.
“Ragunan ini kebun binatang yang ada di ibu kota di dunia itu paling rendah. Sehingga kami mempertimbangkan untuk penyesuaian tetapi belum diputuskan, saya segera akan memutuskan,” ujar Pramono dalam kanal resmi Pemprov DKI Jakarta, dikutip Minggu (20/9/2026).
Jika usulan tersebut disetujui, tarif baru akan lebih dari dua kali lipat untuk pengunjung dewasa. Saat ini, tiket masuk Ragunan dipatok Rp 4.000 per orang dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. Sementara angka Rp 10.000 yang tengah dipertimbangkan disebut sebagai tarif terbaru, tanpa penjelasan lebih lanjut dalam sumber mengenai apakah nominal tersebut akan berlaku untuk seluruh kategori pengunjung.
Usulan datang dari pengelola dan masyarakat
Penyesuaian harga tiket tidak hanya diusulkan oleh pengelola Taman Margasatwa Ragunan. Pramono mengatakan permintaan serupa juga datang dari masyarakat. Dorongan tersebut berkaitan dengan biaya pengelolaan dan perawatan kawasan yang dinilai semakin besar.
Komponen perawatan mencakup hewan, flora, fauna, serta kebutuhan lain di dalam taman margasatwa. Menurut Pramono, tarif yang berlaku saat ini dinilai terlalu rendah jika dibandingkan dengan beban biaya yang harus ditanggung untuk menjaga seluruh koleksi dan lingkungan Ragunan.
“Meminta untuk itu karena harganya terlalu murah, sementara perawatan untuk hewan, fauna, flora, dan sebagainya juga cukup tinggi,” kata dia.
Kunjungan meningkat setelah operasional malam
Pertimbangan tarif juga dikaitkan dengan meningkatnya jumlah kunjungan ke kebun binatang tersebut. Kunjungan disebut semakin tinggi, terutama setelah Ragunan menerapkan jam operasional pada malam hari.
Perubahan jam layanan itu membuat aktivitas pengunjung berlangsung dalam waktu yang lebih panjang. Namun, sumber tidak merinci jumlah kenaikan kunjungan maupun besaran tambahan biaya yang dibutuhkan akibat operasional malam tersebut.
Untuk saat ini, pengunjung masih dikenai tarif Rp 4.000 bagi orang dewasa dan Rp 3.000 bagi anak-anak. Besaran baru senilai Rp 10.000 masih berstatus usulan hingga Pramono menetapkan keputusan resmi dalam waktu dekat.


