Aktivitas perdagangan aset kripto di Robinhood kembali meningkat pada Agustus 2026. Nilainya mencapai US$17,5 miliar atau sekitar Rp308,28 triliun, naik 61 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, kenaikan tersebut belum mengembalikan volume transaksi ke level tahun lalu.
Mengutip Yahoo Finance, Senin (14/9/2026), volume perdagangan kripto Robinhood pada Juli 2026 hanya mencapai US$10,9 miliar atau sekitar Rp192,01 triliun. Sementara itu, capaian Agustus masih 38 persen lebih rendah dibandingkan US$28,1 miliar atau Rp495 triliun yang diproses perusahaan pada bulan yang sama pada 2025.
Bitstamp menyumbang volume lebih besar
Pemulihan volume perdagangan tidak hanya berasal dari aplikasi Robinhood. Platform utama Robinhood mencatat transaksi kripto senilai US$7,4 miliar atau Rp130,35 triliun pada Agustus. Angka tersebut meningkat 72 persen secara bulanan, tetapi masih turun 46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kontribusi lebih besar datang dari Bitstamp, bursa kripto yang diakuisisi Robinhood pada 2025. Bitstamp mencatat volume perdagangan sebesar US$10,1 miliar atau Rp177,92 triliun, naik 53 persen dibandingkan Juli.
Jika digabungkan, Robinhood dan Bitstamp membukukan rata-rata nilai perdagangan harian sekitar US$565 juta atau Rp9,95 triliun selama Agustus. Perhitungan nilai dalam rupiah tersebut menggunakan asumsi kurs dolar AS di kisaran Rp17.620.
Aset dan pinjaman margin ikut tumbuh
Perdagangan kripto hanya menjadi salah satu bagian dari bisnis Robinhood. Total aset yang berada di platform tersebut mencapai US$384 miliar atau sekitar Rp6.764 triliun. Nilai itu tumbuh 26 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah nasabah aktif juga meningkat menjadi 28,6 juta. Dalam pengertian yang digunakan perusahaan, nasabah aktif merupakan pengguna yang telah menyelesaikan sedikitnya satu transaksi dalam 45 hari terakhir.
Pertumbuhan turut terlihat pada pinjaman margin, yakni dana yang dipinjamkan Robinhood kepada nasabah untuk melakukan transaksi menggunakan uang pinjaman. Nilai pinjaman margin naik menjadi US$21,5 miliar atau Rp378,74 triliun, meningkat 72 persen secara tahunan.
Kontrak peristiwa melonjak secara tahunan
Angka dengan pertumbuhan paling besar pada Agustus justru berasal dari instrumen non-kripto. Kontrak peristiwa atau event contracts Robinhood diperdagangkan sebanyak 4,7 miliar kali.
Instrumen tersebut merupakan kontrak dalam pasar prediksi yang mencakup berbagai peristiwa, seperti keputusan Federal Reserve dan pertandingan sepak bola. Jumlah perdagangan pada Agustus turun 23 persen dibandingkan Juli, tetapi melonjak sekitar 15 kali lipat dari 300 juta kontrak yang diperdagangkan pada Agustus 2025.


