Tim bulu tangkis Indonesia memulai persiapan di Jepang dengan menjalani pemusatan latihan selama empat hari di Tokyo sebelum bertolak ke Nagoya untuk mengikuti Asian Games 2026. Program ini disiapkan sebagai bagian dari upaya memenuhi target satu medali emas yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Rombongan Indonesia tiba di Tokyo pada Minggu (13/9/2026) dan langsung memasuki agenda pemusatan latihan. Sebanyak 20 pemain dibawa untuk memperkuat tim Merah Putih pada Asian Games 2026, termasuk Jonatan Christie.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI yang juga menjabat Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia, Eng Hian, mengatakan masa persiapan di Tokyo diarahkan untuk membantu para pemain menyesuaikan diri sebelum melanjutkan perjalanan ke Nagoya.
“Selama 4 hari kami akan jalani dulu pemusatan latihan di Tokyo sebelum kita bertolak ke Nagoya. Harapan kami tentunya anak-anak bisa lebih beradaptasi dalam menghadapi Asian Games,” kata Eng Hian, dikutip Senin (14/9/2026).
Adaptasi menjadi fokus sebelum ke Nagoya
Pemusatan latihan tersebut menempatkan adaptasi sebagai bagian penting dari persiapan tim. Dengan datang lebih awal ke Jepang, para pemain memperoleh waktu empat hari untuk berlatih di Tokyo sebelum memasuki tahapan berikutnya di Nagoya.
Rangkaian itu juga membuat persiapan tidak langsung dilakukan di lokasi tujuan berikutnya. PBSI memilih memberi kesempatan kepada seluruh anggota tim untuk lebih dahulu menjalani latihan bersama setelah tiba di Jepang. Kebersamaan tim menjadi salah satu aspek yang ditekankan Eng Hian dalam menghadapi tuntutan Asian Games.
Meski membawa 20 pemain, sumber tidak memerinci nama seluruh anggota skuad yang berangkat. Jonatan Christie menjadi satu-satunya pemain yang disebut dalam informasi mengenai kedatangan tim dan pelaksanaan pemusatan latihan tersebut.
Target satu medali emas
PBSI menghadapi sasaran yang telah ditentukan Kemenpora, yakni membawa pulang satu medali emas dari cabang bulu tangkis. Eng Hian mengakui target itu menjadi tantangan bagi tim Indonesia. Namun, ia menilai usaha para pemain dan kekompakan seluruh anggota tim akan memegang peran penting dalam upaya mencapainya.
“Target seperti yang disampaikan Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) adalah 1 medali emas. Target ini menjadi tantangan buat kita, tapi tentunya usaha dan kebersamaan tim yang lebih penting untuk mencapai target tersebut,” ujar Eng Hian.
Setelah menyelesaikan empat hari pemusatan latihan di Tokyo, tim bulu tangkis Indonesia dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Nagoya. Tahapan persiapan di Jepang itu menjadi agenda awal skuad beranggotakan 20 pemain tersebut sebelum menjalani persaingan di Asian Games 2026.


