The Changcuters akan menandai kembalinya mereka ke Kota Malang dengan membawakan materi lama sekaligus sejumlah lagu dari album terbaru, WOW MA. Penampilan tersebut menjadi bagian dari Paradic Fest Vol 3 x Gaung Merah yang digelar di SM Boomi Carnival, Minggu (13/9/2026) malam.
Festival ini mempertemukan musisi dari beragam generasi dan karakter. Selain The Changcuters, panggung Paradic Fest Vol 3 akan diisi For Revenge x TP, Perunggu, dan Bernadya. Dua band lokal Malang, Onemorelight dan Polaroid, juga memperoleh ruang untuk tampil bersama para musisi nasional tersebut.
Kehadiran The Changcuters membawa dua sisi yang ingin ditawarkan penyelenggara: nostalgia melalui lagu-lagu yang telah lama dikenal publik dan karya baru dari band yang tetap aktif bereksplorasi. Grup tersebut populer lewat sejumlah lagu, antara lain Racun Dunia, I Love U Bibeh, Hijrah ke London, Main Serong, dan Parampampam.
Line-up disiapkan selama tujuh bulan
Paradic Fest Vol 3 diinisiasi oleh kelompok alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Perwakilan penyelenggara, Fahmi Eksa Sagita, mengatakan proses merumuskan konsep hingga menentukan komposisi penampil berlangsung sekitar enam sampai tujuh bulan. Selama periode itu, panitia mengeksplorasi sejumlah pilihan musisi yang dinilai sesuai dengan karakter festival.
“Kami ingin ajang ini untuk eksplorasi diri. Pemilihan line-up ini cukup lama, sekitar enam sampai tujuh bulan. Dan kami akhirnya sepakat dengan The Changcuters,” kata Fahmi, Minggu (13/9/2026).
Menurut Fahmi, The Changcuters dipilih karena mampu menghadirkan nuansa nostalgia tanpa kehilangan relevansi dengan perkembangan musik saat ini. Konsep lintas zaman itu kemudian diperkuat dengan keterlibatan para penampil lain yang memiliki warna musik berbeda.
Festival tersebut juga dirancang bukan hanya sebagai rangkaian pertunjukan. Penonton diajak mendengarkan kembali lagu-lagu yang pernah menjadi bagian dari perjalanan mereka, sembari mengenal karya terbaru dari musisi yang terus berkembang. Berdasarkan pembaruan terakhir dari penyelenggara, lebih dari 12 ribu penonton siap meramaikan acara.
“Paradic Fest Vol 3 ini ikut merasakan keseruannya, nostalgia, masih kita dengarkan. Empat guest juga perform yang akan membagikan semangat bareng penonton. Update terakhir kami lebih dari 12 ribu penonton siap meramaikan,” ujar Fahmi.
Album baru dalam momentum usia 22 tahun
Penampilan di Malang berlangsung pada bulan yang istimewa bagi The Changcuters. Band tersebut sedang merayakan perjalanan kariernya yang memasuki usia 22 tahun. Dipa Nandastyra Hasibuan, pemain bas sekaligus manajer The Changcuters, menyampaikan antusiasmenya bisa kembali menyapa penikmat musik di Bhumi Arema.
“Paradic Fest Vol 3 dan Gaung Merah ini sangat luar biasa. Kami mengikuti berbagai perjalanan penyelenggaraan musik, dan ini sangat luar biasa. Selain itu, spesial bagi kami di bulan September ini, kami turut merayakan usia 22 tahun,” kata Dipa.
The Changcuters tidak hanya menyiapkan katalog lagu yang membesarkan nama mereka. Band itu juga akan memperkenalkan beberapa materi dari WOW MA, album terbaru yang dirilis pada pertengahan 2026, tepatnya sekitar Juni-Juli.
“Spesial juga bagi para penonton yang hadir di Paradic Fest Vol 3 ini, kami akan memeriahkan lewat beberapa lagu dari album baru yang dirilis bulan Juni-Juli lalu. Ini akan semakin spesial untuk warga Malang dan sekitarnya yang hadir,” ujar Dipa.


