More

    AHY Ingatkan TNI-Polri Tetap Netral dalam Singgung Reformasi 1998

    AHY Ingatkan TNI-Polri Tetap Netral

    Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya menjaga amanah reformasi dengan memastikan seluruh alat dan aparatur negara berdiri di atas semua golongan. Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat, AHY menyampaikan bahwa jajaran TNI-Polri harus bersikap netral dan profesional dalam setiap proses pemilu.

    Pentingnya Demokrasi Sehat

    Dalam pidato politiknya, AHY mengingatkan tentang hadirnya gerakan reformasi tahun 1998 yang bertujuan untuk mewujudkan demokrasi sehat. Reformasi ini dilakukan untuk mengoreksi pemusatan kekuasaan yang berlebihan, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta berbagai kelemahan lainnya dalam sistem politik.

    AHY menekankan bahwa TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, dan aparatur negara lainnya harus tetap menjaga profesionalisme dan netralitasnya, terutama dalam melaksanakan setiap tahapan pemilu. Menurutnya, mereka semua adalah bagian dari rakyat dan sebagai alat pelayanan publik harus mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan politik praktis.

    Fasilitas Negara untuk Kepentingan Rakyat

    Selain itu, AHY juga menegaskan bahwa fasilitas negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan politik praktis. Dia menekankan agar seluruh peserta pemilu diperlakukan secara adil dan menghormati hasil pemilu sebagai bentuk mandat rakyat. Baginya, pemilu adalah hak dan kehormatan rakyat yang tidak boleh diintervensi oleh pihak manapun.

    Dalam konteks pergantian kekuasaan, AHY mengajak seluruh kader Partai Demokrat untuk meneladani pengalaman 10 tahun pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang berjalan secara demokratis dan damai. Menurutnya, kekuasaan adalah amanah yang memiliki batas waktu dan harus dihormati sebagai bagian dari pelayanan kepada rakyat.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles