More

    Investasi Kripto Asia Tenggara Meningkat Pesat!

    Investasi Kripto di Asia Tenggara Melonjak 2 Kali Lipat

    Data terbaru menunjukkan minat investor yang semakin meningkat dalam bisnis yang terkait dengan blockchain di Asia Tenggara. Pembayaran, perdagangan, tokenisasi, dan infrastruktur pasar keuangan menjadi fokus utama investasi.

    Singapura Mendominasi Pasar Blockchain Asia Tenggara

    Secara geografis, Singapura menjadi pusat utama pasar blockchain di Asia Tenggara. Negara tersebut menyumbang 82,5 persen dari total investasi ekuitas sebesar US$ 6,2 miliar di kawasan tersebut. Tidak hanya itu, Singapura juga menjadi lokasi bagi 2.285 dari total 3.957 perusahaan blockchain di Asia Tenggara. Jakarta, meskipun berada di posisi kedua dalam jumlah perusahaan, hanya menyumbang sekitar 3 persen dari total investasi tersebut.

    Investasi Lebih Terfokus pada Perusahaan Infrastruktur Keuangan yang Telah Mapan

    Sebanyak 1.323 perusahaan blockchain di Asia Tenggara telah menerima dana dari berbagai institusi. Namun, hanya 167 perusahaan yang berhasil mencapai tahap pendanaan Series A atau lebih tinggi. Dari jumlah tersebut, hanya 50 perusahaan mencapai tahap Series B, 14 perusahaan mencapai tahap Series C, dan empat perusahaan mencapai tahap Series D atau lebih tinggi. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan investasi, di mana modal cenderung teralokasikan pada perusahaan yang telah memiliki skala bisnis yang mapan.

    Investasi sebesar US$ 680 juta tidak hanya sekadar tanda pemulihan industri blockchain. Pasar diprediksi akan mengalami perubahan hingga tahun 2026, dengan transaksi yang lebih sedikit namun nilai investasi yang lebih besar, serta lebih banyak preferensi terhadap perusahaan infrastruktur keuangan yang telah teruji dan mapan.

    Source link

    Berita Terbaru

    Related articles