Pemerintah AS Selidiki Serangan Rudal di Pesta Pernikahan di Iran
Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah melakukan penyelidikan terkait serangan udara yang menghantam sebuah pesta pernikahan di Iran dan menewaskan lima orang. Penyelidikan ini dipicu oleh analisis sejumlah pakar persenjataan yang menyimpulkan bahwa serangan tersebut kemungkinan berasal dari amunisi AS.
Wakil Presiden AS Mencari Keterangan
Menurut Wakil Presiden AS, JD Vance, pemerintah AS sangat peduli dengan insiden ini dan sedang aktif mencari tahu kronologis sebenarnya. Vance menyampaikan bahwa jika terbukti militer AS terlibat dalam kesalahan, mereka akan belajar dari kejadian tersebut untuk menjadi lebih baik di masa depan. Pihak AS hingga saat ini belum mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Meskipun laporan disampaikan oleh Iran mengenai insiden ini, pemerintah AS menegaskan bahwa pasukan mereka tidak pernah sengaja menyerang warga sipil. Sejumlah kemungkinan sedang dipertimbangkan terkait jatuhnya korban dalam serangan tersebut, termasuk kemungkinan pantulan atau penyimpangan rudal pertahanan udara Iran.
Analisis Pakar atas Serangan
Analisis yang dilakukan oleh Reuters terhadap foto dan video yang diverifikasi mengindikasikan bahwa kerusakan di lokasi pesta pernikahan tersebut lebih mirip dengan hantaman langsung amunisi, bukan kerusakan akibat pantulan. Pakar persenjataan yang ditunjuk memiliki pendapat serupa, bahwa senjata yang digunakan kemungkinan berasal dari AS.
Salah satu pakar menyatakan bahwa amunisi yang digunakan bisa jadi meleset dari target yang seharusnya. Namun, hal ini belum menjadi kesimpulan resmi atas siapa bertanggung jawab atas serangan tersebut, karena pemerintah AS masih terus melakukan penyelidikan mendalam.


