Banjir Bandang Nepal Hanyutkan Jembatan dan Membuat Warga Terisolasi
Otoritas Nepal memasang luncur gantung darurat untuk membantu warga menyeberangi Sungai Trishuli setelah banjir bandang melanda. Jembatan hanyut dan beberapa wilayah terputus dari kota-kota utama.
Warga Menggunakan Luncur Gantung Darurat untuk Menyeberangi Sungai
Pada Kamis (3/9/2026), sejumlah warga Koloni, Distrik Nuwakot, Nepal, menggunakan keranjang yang tergantung pada tali luncur darurat saat melintasi Sungai Trishuli. Tindakan ini diambil untuk membantu warga yang terisolasi akibat banjir bandang yang merusak jembatan-jembatan penting. Beberapa warga bahkan baru pertama kalinya dapat menyeberangi sungai untuk memeriksa kondisi rumah dan lingkungan mereka.
Bencana Banjir dan Upaya Penyelamatan
Korban jiwa dari bencana banjir tersebut mencapai lebih dari 1.200 orang, sementara 4.200 orang lainnya masih dilaporkan hilang. Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan meskipun harapan untuk menemukan korban selamat semakin menipis setelah lebih dari sepekan berlalu sejak bencana terjadi.
Wilayah Terisolasi yang Harus Diakses
Sekitar 900 orang masih terjebak di sebuah pembangkit listrik tenaga air yang terdampak bencana. Tim penyelamat berjuang keras menjangkau wilayah yang terisolasi sambil menghadapi medan sulit dan arus sungai berbahaya. Warga yang selama ini terputus dari dunia luar akhirnya mendapat bantuan lewat luncur gantung darurat yang dipasang.


