PINTU Rilis Fitur Baru untuk Trading Derivatif Kripto
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) mengambil langkah strategis dengan meluncurkan Pintu Futures Lite, fitur trading derivatif kripto dengan leverage hingga 25 kali. Presiden Direktur PINTU, Andy Putra, memperkenalkan fitur tersebut sebagai solusi bagi trader pemula maupun menengah yang ingin memulai trading derivatif kripto.
Mekanisme Transaksi Lebih Sederhana
Andy menjelaskan bahwa Pintu Futures Lite menawarkan mekanisme transaksi dalam tiga langkah yang mudah dipahami. Pengguna dapat dengan mudah membuka posisi Long atau Short, menentukan margin dan leverage, serta memasang Take Profit dan Stop Loss dalam satu alur transaksi. Hal ini diharapkan dapat mempermudah pengguna untuk bertransaksi dengan lebih efisien dan efektif.
“Melalui fitur ini, PINTU ingin memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk turut serta dalam pertumbuhan pasar derivatif kripto yang sangat potensial, terutama melihat lonjakan nilai transaksi yang terus meningkat,” ujar Andy dalam keterangannya.
Peluang Pasar Derivatif Kripto yang Menjanjikan
Berdasarkan data bursa kripto CFX, nilai transaksi derivatif kripto di Indonesia mencapai Rp 4,4 triliun pada April 2026. Sementara secara global, volume perdagangan derivatif kripto mencapai US$ 12,7 triliun pada kuartal II 2026, mengungguli volume perdagangan spot yang hanya sebesar US$ 1,95 triliun. Dengan potensi pasar yang begitu besar, PINTU berupaya untuk memperluas jangkauan pengguna dengan menghadirkan produk-produk inovatif seperti Pintu Futures Lite.
Fitur unggulan dari Pintu Futures Lite, yaitu kombinasi leverage yang dapat disesuaikan, manajemen risiko otomatis, dan tampilan antarmuka yang sederhana, diharapkan mampu memberikan pengalaman trading yang lebih baik bagi para pengguna. Dengan demikian, PINTU berharap dapat menjadi bagian dari ekosistem trading derivatif kripto yang semakin berkembang di Indonesia.


