Riot Platforms Jual Sebagian Bitcoin untuk Bangun Pusat Data AI
Kinerja Riot Platforms masih berhasil menunjukkan performa di atas rata-rata industri, namun tekanan pasar tetap memberikan dampak yang signifikan bagi perusahaan tersebut. Hal ini terlihat dari keputusan perusahaan yang harus menjual sebagian aset kripto untuk mencapai tujuan bisnisnya.
Kenaikan Biaya Langsung Tambang Bitcoin
Biaya langsung untuk menambang satu Bitcoin kini mencapai US$ 49.912, naik secara drastis akibat adanya kenaikan tarif energi dan ekspansi kapasitas perusahaan di Kentucky. Kondisi ini mendorong manajemen Riot Platforms untuk mengambil langkah strategis dengan melepas sebagian cadangan Bitcoin yang telah dikumpulkan sebelumnya.
Mengurangi Ketergantungan pada Pendapatan Penambangan
Penjualan sebagian kepemilikan BTC dilakukan pada saat pendapatan tambang perusahaan mencapai US$ 113,7 juta. Walaupun demikian, Riot Platforms masih mempertahankan posisi keuangan yang relatif kuat dengan likuiditas sebesar US$ 1,2 miliar, terdiri dari kas senilai US$ 548,9 juta dan cadangan sebanyak 11.380 BTC.
Cadangan Bitcoin yang dimiliki oleh perusahaan ini menunjukkan komitmen Riot Platforms untuk tetap terlibat dalam aset kripto tersebut. Namun, langkah ini juga mengindikasikan bahwa perusahaan mulai mengurangi ketergantungannya pada pendapatan yang diperoleh dari aktivitas penambangan Bitcoin secara murni.


