Hari Siap Menjadi Hakim Agung Meski Tanpa Latar Belakang Hukum
Pada saat ada pengumuman rekrutmen untuk jabatan hakim, Hari mendaftar meskipun mengakui bahwa dia tidak memiliki latar belakang dalam bidang hukum. Sebelumnya, sepanjang kariernya, Hari telah bekerja di bidang akuntansi. Namun, Hari saat ini sedang menempuh pendidikan S3 di bidang hukum sebagai langkah untuk memenuhi persyaratan.
Memiliki Motivasi yang Kuat
Dalam keterangannya, Hari mengungkapkan bahwa meskipun tidak memiliki latar belakang hukum, motivasinya untuk menjadi Hakim Agung sangatlah kuat. Menurutnya, sebagai anggota masyarakat, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan diri dan talentanya. Baginya, menjadi manusia yang paling baik adalah menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.
“Saya hanya ingin menjalankan hal tersebut agar apa yang saya miliki dapat lebih bermanfaat bagi orang lain,” ungkap Hari dengan tegas.
Dengan kelatar belakang di bidang akuntansi, Hari percaya bahwa pengalamannya tersebut dapat menjadi nilai tambah baginya dalam menjalani peran sebagai seorang Hakim Agung, mengingat pentingnya pemahaman akan aspek keuangan dalam penegakan hukum.
DPR, lembaga tertinggi dalam struktur ketatanegaraan, menjadikan rekrutmen hakim sebagai sebuah tantangan berat. Namun, dengan semangat dan motivasi yang kuat, Hari siap untuk menghadapi dan meyakinkan bahwa bidang akademis di luar hukum sekalipun, tidak menjadi penghalang bagi dirinya untuk memberikan kontribusi yang berarti dalam penegakan keadilan di Indonesia.


